Tanya Dokter

  • Gangguan jiwa melukai diri sendiri dan orang sekitar

  •  Bambangsj
    Anggota
    Assalamualaikum dok, Saya bambang dari palembang ,usia 21 tahun. Ayah saya pensiunan TNI ,saat ini ayah saya mengalami gangguan kejiwaan yg parah , ia sudah puluhan kali dirawat di rumah sakit jiwa setelah keluar paling 2 atau 3 bulan lalu kambuh lagi. Pagi ini dia melukai seorang tetangga dengan luka di kelapa nya. Posisi saya seorang anak laki2 paling tua tidak tau harus berbuat apa , kami orang yg tidak mampu dan hidup kekurangan ,saya masih harus membiayai adik saya yang masih sekolah di smk muhammadiyah 1 palembang. Saya pun saat ini kuliah , ibu saya hanya seorang buruh pabrik soda yg upah nya hanya 100ribuan perminggu ,ibu saya sudah sering sakit2an. Saya hanya mendapatkan penghasilan dari berjualan dan beberapa pekerjaan seperti ojek online dan upahan paruh waktu yang pasti tidak cukup jika harus membiayai ayah saya di rumah sakit jiwa yang pasti mahal. BPJS adalah yang saya pikir bisa membantu ,tapi menggunakan layanan itu harus mendapatkan rujukan dari puskesmas. Sedangkan saya tidak mampu membawa ayah saya ke puskesmas karna dia akan melukai saya. Apa yang harus saya lakukan saat ini, apa prosedur dan tahapan yang harus saya perbuat. Kepada siapa saya harus meminta bantuan untuk membawa ayah saya ke rumah sakit jiwa dengan layanan BPJS. Ayah saya baru keluar dari rumah sakit jiwa beberapa tahun lalu dan itu sudah yang ke 14kali nya sejah tahun 199X. Mohon bantuannya dok. Terima kasih

    Bambang yang baik,

    seseorang dengan gangguan jiwa sejatinya akan mengalami masalah pada tilikan, yakni kesadaran bahwa dirinya mengalami masalah pada kejiwaan dan membutuhkan pertolongan. Berbeda dengan seseorang yang mengalami keluhan fisik yang dengan sendirinya berniat untuk memeriksakan diri ke dokter agar memperoleh kesembuhan dan kebebasan dari keluhannya. Untuk itulah diperlukan usaha ekstra dari keluarga para penderita gangguan jiwa untuk memberikan pertolongan pada penderita gangguan jiwa tersebut. Gangguan jiwa yang disertai prilaku membahayakan diri maupun orang lain ataupun diri sendiri, sudah merupakan indikasi bahwa orang tersebut membutuhkan perawatan inap di rumah sakit jiwa, dimana orang tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan ekstra dari tim medis, hingga kondisi psikisnya kembali stabil. Bila oleh karena prilakunya yang membahayakan Anda kesulitan untuk membawanya ke dokter, maka Anda dapat menghubungi bagian kepolisian atau rumah sakit jiwa untuk mengajukan bantuan agar yang bersangkutan dapat ditransportasikan ke rumah sakit jiwa untuk memperoleh bantuan medis yang diperlukannya. Berikut kami lampirkan artikel mengenai gangguan jiwa. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief