Tanya Dokter

  • Penyebab BAB tidak teratur dan muntah darah

  • Halo dok sebelumnya saya mau tanya, saya ini pernah muntah darah akibat mengkomsumsi minuman keras dok, BAB saya juga gak teratur dok sering mules diperut saya dok, terus kalu makan seperti tidak selera dok, apa yaa dok penyakit saya ini,tolong dok kasih saya saran dan obatnya apa dok terimakasih sebelumnya dok

    Hallo Septa, terima kasih telah bertanya di Alodokter :')

    Sebelumnya yang ingin saya tanyakan, kapan muntah darah yang pernah anda alami tersebut ? apakah darah yang keluar dalam jumlah banyak ? apakah darah tersebut memiliki karakteriktik berwarna merah segar, atau cendrung hitam ? apakah untuk kondisi tersebut anda sudah melakukan pemeriksaan diri ke dokter ?

    Muntah darah yang anda alami pada dasarnya dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti :

    • Perdarahan saluran cerna bagian atas
    • Perdarahan saluran cerna bagian bawah
    • Iritasi pada tenggorokan
    • Gangguan saluran cerna bagian atas
    • Gangguan saluran cerna bagian bawah

    Konsumsi alkohol memang dapat menjadi salah satu faktor resiko untuk terjadinya permasalahan pada saluran penceraan seperti yang anda alami.

    Kemudian yang menjadi pertanyaan kembali, berapakah frekuensi BAB anda dalam seminggu ? apakah konsistensi tinja tergolong keras ?

    Keluhan BAB yang tidak teratur, disertai dengan rasa mules atau tidak nyeman dibagian perut dan tidak nafsu makan dapat merupakan gejala dari sembelit atau konstipasi.Konstipasi atau sembelit merupakan suatu kondisi dimana terjadinya gangguan BAB yang ditandai dengan frekuensi BAB yang tidak rutin.

    Gejala utama konstipasi adalah sulit buang air besar dengan frekuensi yang lebih jarang dari biasanya dengan tanda-tanda umum yang menyertai gejala utama :

    • Mengejan saat buang air besar.
    • Buang air besar terasa tidak tuntas.
    • Tinja terlihat kering, keras, bergumpal.
    • Tinja berukuran besar atau sangat kecil.
    • Terasa ada yang mengganjal di rektum.
    • Sakit perut dan kram perut, terutama pada perut bagian bawah.
    • Perut kembung.
    • Mual.
    • Tidak nafsu makan.

    Diperlukan penggalian yang lebih mendalam lagi mengenai keluhan dan riwayat kesehatan yang anda alami. Selain itu diperlukan juga pemeriksaan fisik secara langsung dan juga pemeriksaan penunjang seperti USG perut (jika diperlukan) untuk dapat menegakkan diagnosis pasti keluhan yang anda alami. Oleh karena itu, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan anda ini ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Penanganan yang dapat dilakukan dirumah :

    • Perbaiki pola makan dan gaya hidup,
    • Meningkatan konsumsi serat dengan konsumsi buah, sayur, dan gandum,.
    • Memperbanyak konsumsi air putih minimal 2 L per hari.
    • Hindari konsumsi kopi, karena kopi mengandung kafein yang dapat memicu dehidrasi.
    • Hindari produk susu seperti keju dan yougurt
    • Hindari konsumsi minuman berlakohol
    • Meningkatkan frekuensi olahraga, misalnya lari pagi atau sore tiap hari.
    • Jangan menunda - nunda untuk buang air besar.
    • Atur kebiasaan buang air besar
    • Letakkan lutut Anda pada posisi lebih tinggi dari pinggul pada saat buang air besar, misalnya saat duduk di toilet gunakan bangku kecil untuk meletakkan kaki atau menggunakan kloset jongkok

    Semoga informasi ini bermanfaat

    - dr. Lia N. Amalina