Tanya Dokter

  • Gangguan tidur disertai nyeri punggung saat terelentang

  • Selamat pagi dok. Saya adalah orang yang mudah tertidur, tetapi 6 bulan belakangan ini saya selalu saja terbangun sekitar pukul 2-3 dini hari kemudian sangat sulit untuk tertidur kembali. Di siang hari pun saya tidak tidur. Kemudian saya sering kali merasakan nyeri punggung saat merebahkan badan (terlentang) rasanya seperti di tarik tarik. Adakah indikasih penyakit dari gejala gejala tersebut. Mohon jawaban nya dokter .

    Hai Nurul Permata Sari, Terimakasih telah bertanya ke Alodokter. Idealnya, seseorang membutuhkan waktu tidur 7-8 jam sehari untuk menunjang aktifitasnya sehari-hari. Secara medis, disarankan untuk tidur sebelum pukul 11 malam dan bangun sebelum pukul 6 pagi, ditambah dengan tidur siang sekitar 45 menit hingga 1 jam untuk menjaga agar sel-sel tubuh berfungsi secara optimal. Insomnia (sulit tidur) diartikan sebagai suatu gangguan tidur yang dialami seseorang sehingga ia sering merasa letih dan lelah di keesokan harinya. Kondisi ini bisa menetap dan berlangsung terus menerus (lebih dari 10 hari). Berdasarkan jenisnya, insomnia terbagi menjadi 3, yakni:

    • Sleep onset insomnia, yakni sulit untuk memulai tidur
    • Sleep maintenance insomnia, yakni selalu terbangun di tengah tidur
    • Early awakening insomnia, yakni selalu terbangun lebih cepat dari yang diinginkan dan sulit untuk tidur kembali
    Yang Anda alami kemungkinan termasuk ke dalam kategori yang ketiga. Insomnia dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti:
    • Pola hidup, misalnya watu tidur yang tidak tetap, jetlag, kekenyangan, konsumsi alkohol, nikotin, kafein
    • Faktor lingkungan, misalnya kondisi kamar yang tidak nyaman, silau, bising, kotor, terlalu dingin, terlalu panas
    • Faktor psikologis, misalnya stres, depresi, cemas
    • Faktor medis, misalnya pada penderita sesak napas, diabetes, gangguan ginjal, gangguan jantung, radang sendi, dsb
    Menahan rasa nyeri yang cukup hebat (termasuk nyeri punggung) seperti yang Anda alami bisa pula menyebabkan insomnia. Nyeri ini bisa dipicu oleh:
    • Mialgia (nyeri otot), misalnya karena terlalu sering mengangkat berat, terlalu lama duduk atau berdiri
    • Kelainan bentuk tulang belakang (kifosis, lordosis, skoliosis)
    • Infeksi virus, bakteri
    • Cidera tulang belakang
    • Syaraf kejepit (Herniation of nucleus pulposis)
    • Psikosomatis, dsb
    Untuk memastikannya, sebaiknya Anda periksakan langsung ke dokter ya.. Jika perlu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti laboratorium, rekam otak (EEG), rontgen, atau wawancara psikiatri secara mendalam. Selanjutnya, dokter bisa meresepkan obat-obatan pereda nyeri, pembantu tidur, atau menyarankan Anda untuk menjalani terapi kognitis dan psikoterasi. Sebagai langkah awal, Anda bisa lakukan beberapa tips berikut:
    • Terapkan waktu tidur yang teratur setiap hari dan disiplin mematuhinya
    • Ciptakan suasana kamar yang nyaman. Gunakan alas tidur yang tidak terlalu empuk, tidak terlalu keras.
    • Hindari makan dalam porsi banyak 1-2 jam sebelum tidur
    • Hindari konsumsi alkohol, kafein, merokok
    • Untuk membantu mempercepat kantuk, Anda bisa mengkonsumsi minuman hangat atau mandi dengan air hangat
    • Lakukan kegiatan yang membuat Anda mengantuk, misalnya membaca, mengobrol
    • Kendalikan stres Anda dengan bijak
    • Berolaraga teratur 3-4x seminggu, seperti jogging, senam aerobik
    • Kompres punggung yang nyeri dengan air hangat. Jika tidak membaik, konsumsi obat paracetamol.
    Semoga membantu ya..   dr. Nadia Nurotul Fuadah