Tanya Dokter

  • Gejala gatal bernanah di kaki merupakan penyakit apa?

  •  Badc Urse
    Anggota

    dok, saya mempunyai penyakit gatal di betis kaki, berbentuk seperti kawah yg tertutupi oleh sisa" cairan darah merah,bening dan nanah, gatal ini akan terasa gatal sewaktu bangun tidur.. dulu gatal ini saya derita dr kecil, kata ibu saya sudah dr umur 3bulan sampai pada kisaran umur 15/16tahun, sudah dibawa berobat ke dokter/spesialis kulit dulu disurabaya, namun tidak ada hasil, lalu sembuhnyapun tidak diketahui karna apa, tiba" menjadi luka biasa yg mengering sendiri, tapi kini muncul lagi dok, bermula dr luka kecil, dan skrang sudah berukuran 3kali lipat dr luka semula. berbentuk menonjol agak ke atas, ditutupi sel"darah kering, bercampur bening dan nanah, kalo dipencet itu kluar nanahnya dok, nah dok.. saya masih belum tau pnyakit apa yg saya derita, karna hanya terjadi di sekitar bawah lutut dan di atas mata kaki, kalo sampai terjadi luka di daerah tsb maka kemungkinan besar akan terjadi hal" tsb. mohon petunjuk dok, dan kalau perlu saya bisa kirim foto nya.. terimakasih... :)

    Hai Luka pada kaki yang disertai berlubang (kawah) dan disertai nanah dan kotor pada permukaannya kemungkinan disebabkan oleh infeksi bakteri. Infeksi bakteri pada kulit yang berulang, dapat disebabkan antara lain:

    • Gatal yang sering digaruk. Garukan yang berulang dapat menyebabkan luka yang kering kembali terbuka dan juga dapat meluasnya infeksi akibat dari garukan tersebut.
    • Higienis yang kurang.
    • Alergi yang menyebabkan gatal
    • Pengobatan yang kurang adekuat, bisa disebabkan tidak teraturnya minum antibiotik, atau sudah kebal (resisten) antibiotik terhadap kuman penyebab infeksi.
    • Daya tahan tubuh yang menurun seperti akibat penyakit kencing manis, dll.
    • Lembab pada daerah luka
    Pada luka infeksi yang disertai gatal, selain memakai dan mengkonsumsi obat dari dokter, sebaiknya Anda tidak menggaruknya agar tidak menambah luasnya infeksi dan menghindari faktor pemicu yang menyebabkan gatal, misalnya makanan laut seperti ikan, udang, dan lain-lain. Untuk penalaksanaan pada penyakit kulit diperlukan pemeriksaan langsung dengan melihat luka tersebut oleh dokter, sebaiknya Anda melakukan kontrol ulang pada dokter Anda untuk dilakukan evaluasi dan bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti kultur kuman penyebab dengan mengambil sampel cairan dari lubang yang bernanah (swab) untuk mengetahui penyebab pasti kuman penyebabnya dan juga dapat dilakukan pemeriksaan sensitifitas antibiotik, untuk mengetahui antibiotik jenis apa yang masih mempan. Mengenai infeksi kulit akibat bakteri dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Impetigo. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william  

    Badc Urse  Badc Urse
    Anggota

    terimakasih dok sebelumnya.... ada beberapa luka sebenarnya yg disebsbkan digaruk, saya setidaknya ada 3 luka, yg satu teramat kecil,sedang.dan yg paling besar, sebnanrnya memang bisa sembuh asal tidak di otak atik (saya melihat luka yg paling kecil) namnun proses penyembuhanya itu lambat sangat, di luka yg paling kecil berdiameter 1mm itu dok.. sekitar 1bulan. itupun bekas darah yg saya copot langsung.. dan kulit baru nya terlihat masih muda/merah, tidak seperti luka di bagian tubuh yg lain, yg seharusnya lebih cpat dr sehsrusnya,. saya mau bertanya sekali lagi dok, sebenarnya apa yg menyebabkan luka hanya dibagian kaki tsb yg sangat lambat penyembuhanya.. yg sepertinya sel" darahnya tidak bekerja secara maksimal untuk memperbarui sel" kulit. lambat sangat.. dan kenapa cuma di bagian kaki, apa ada kemungkinan penyakit kronis ya dok? dan luka yg paling besar itu saya bakar, dengan harapan akan menjadi luka bakar, bukan luka gatal lg, tp malah membesar -_- itu saya lakukan dok, karna saya sudah capek ke dokter yg masih belum membuahkan hasil... terimakasih don sebelumnya..m

    Sebaiknya jika ada luka, Anda membersihkannya dengan larutan antiseptik seperti rivanol atau povidone iodine dan tidak menggaruknya dan bekas lukanya pun jangan dikopek biarkan sampai terlepas dengan sendirinya. Terkadang walaupun bekas luka kering sudah terlepas, kulit dibawahnya masih tipis dan masih dapat terasa gatal sehingga seringnya menggaruk dan kembali terjadinya luka dikarenakan kulit yang masih tipis. Oleh sebab itu tetap berusaha untuk tidak menggaruk walaupun luka kering sudah terlepas. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william