Tanya Dokter

  • Gatal di vagina

  • dok kenapa saat selesai had ataupun sebelum had (terkadang)daerah V saya gatal bgt, dan saya bingung cara mengatasinya? apakah berbahaya? trms.

    Halo

    Terima kasih atas pertanyaannya pada Alodokter

    Rasa gatal pada vagina merupakan suatu kondisi yang cukup wajar untuk dialami oleh wanita pada usia berapapun mulai dari anak-anak hingga usia tua dan biasanya penyebabnya bukan sesuatu yang membahayakan. Namun terkadang ada beberapa penyebab lain yang lebih serius dari kondisi ini, yaitu:

    1. Iritasi akibat penggunaan bahan-bahan kimia seperti cairan pembersih vagina, sabun, tissue, atau pembalut
    2. Infeksi jamur atau kandidiasis vagina
    3. Vaginosis bakteri
    4. Penyakit menular seksual
    5. Perubahan hormonal biasanya selama menjelang siklus menstruasi atau pada ibu hamil

    Segera periksakan ke dokter bila rasa gatal tersebut disertai dengan:

    Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meredakan rasa gatal tersebut adalah:

    1. Hindari penggunaan tissue, pembalut, pantyliner beraroma, serta sabun pembersih organ kewanitaan yang beraroma
    2. Gunakan air bersih hangat dan sabun biasa untuk membersihkan area kewanitaan Anda. Dan cukup dilakukan sekali dalam sehari untuk menghindari keringnya vagina
    3. Setelah BAB atau BAK bersihkan area kewanitaan Anda dari depan ke belakang. Penggunaan tissue juga sebaiknya diusapkan dari arah vagina ke anus
    4. Gantilah pembalut atau pantyliner sesering mungkin selama masa menstruasi
    5. Hindari penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat. Gunakan pakaian dalam dari bahan katun agar menyerap keringat
    6. Hindari menggaruk area kewanitaan Anda dan hindari melakukan hubungan seksual selama vagina masih terasa gatal
    7. Jaga kebersihan organ intim Anda

    Bila telah melakukan beberapa hal diatas namun keluhan masih terjadi atau semakin memburuk maka sebaiknya segera berkonsultasilah secara langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin atau spesialis kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Sekian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

    dr. Winda Indriati