Tanya Dokter

  • Gejala Depresi

  •  IrinnaRobert
    Anggota

    <p style="text-align: center;">Dok saya mau tanya, haruskah saya ke psikolog atau sejenisnya?</p> Jadi ini semua dimulai empat tahun lalu. waktu itu bisa dibilang umur saya masih sangat kecil. Saya merasa tertekan oleh banyak sebab yang tidak akan saya jabarkan dalam tulisan ini dan entah mulai kapan saya mulai kehilangan rasa semangat untuk melakukan banyak kegiatan. Saya ingat dulu saya paling suka baca buku dan menggambar tetapi pada tahun itu saya benar benar berhenti sekitar 2 sampai 4 bulan tidak menyentuh hal-hal yang berbau seperti ini. Kala itu saya jugha jadi jarang makan atau malah bisa tidak makan selama 2 hari. Saya juga mulai tidak merasakan apa-apa, hampa. Mungkin saya tersenyum atau tertawa atau lainnya tetapi saya tidak benar-benar merasa sedih atau bahagia ataupun yang lainnya.

    Teman-teman saya bilang bahwa saya depressed. Saya dulu juga sering baca-baca tentang psikologi yang sering menyocokkan kepribadian-kepribadian saya karena saya memang tertarik dalam bidang psikologi dari kecil. Dulu saya sering iseng-iseng main quiz tentang kesehatan mental tetapi entah mengapa hasilnya selalu ada depression/depresi, PTSD, Social Anxiety, dan Bipolar. Empat mental illness itu selalu ada. Bahkan sebelum saya menyadarinya.

    Dulu saya juga sudah mulai cutting karena saya terus terang ingin merasakan sesuatu meskipun itu cuman sebuah rasa sakit. saya juga mengalami insomnia berkempanjangan. haruskah saya berkonsultasi?

    Orang tua saya belum tahu tentang kondisi saya ini yang suicidial. Mereka hanya mengetahui bahwa saya itu anak normal yang masih lugu karena saya sering memalsuka senyuman bahkan tawaan -percayalah itu mudah- padahal saya sering berkeinginan untuk bunuh diri.

    Umunr saya baru 14 tahun, dan saya butuh pertolongan.

    Terima kasih.

    Halo Irinna, Langkah kamu berkonsultasi di sini merupakan tanda bahwa kamu memiliki keinginan untuk sembuh. Jangan takut untuk meminta bantuan terutama pada orang-orang yang tepat, terbukalah dengan orang tua kamu mengenai masalah yang kamu hadapi. Kamu juga perlu berkonsultasi dengan dokter (psikiater) mengenai keluhan yang kamu hadapi ini. Penanganan yang cepat akan memulihkan kondisi kamu sehingga aktivitas dan kehidupan sehari-hari kamu tidak terganggu dan lebih berkualitas.Gejala depresi juga harus dibedakan dengan gangguan bipolar dan gangguan ansietas. Depresi merupakan suatu sindrom dengan gejala-gejala yang berbeda-beda pada masing-masing individu. Depresi memiliki gejala-gejala sebagai berikut:

    • merasa sedih atau hampa
    • hilangnya minat atau kesenangan
    • penurunan berat badan atau peningkatan berat badan yang bermakna
    • insomnia atau malah terlalu banyak tidur
    • kelelahan dan hilang energi
    • perasaan tidak berharga dan rasa bersalah yang berlebihan
    • hilangnya kemampuan berpikir, memusatkan perhatian
    • pikiran berulang tentang kematian dan ide bunuh diri
    Gejala-gejala depresi dapat dipicu oleh berbagai macam faktor, misalnya riwayat keluarga dengan gangguan depresi atau bipolar, riwayat trauma (misalnya bencana alam, diperkosa,dll), penggunaan obat-obatan, kondisi penyakit (kanker, AIDS, tiroid), kehilangan pekerjaan, masalah keuangan, kehilangan orang yang disayangi, dsb.Telusurilah faktor-faktor pemicu yang kamu alami sehingga terjadi depresi. Bicarakan dengan orang tua dan psikiater yang kamu jumpai. Pengobatan depresi, diantaranya:
    • obat antidepresan
    • psikoterapi
    Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mengurangi gejala depresi:
    • memahami depresi
    • berolah raga secara teratur, bergabunglah dengan klub olah raga di tempat kamu bersekolah/tinggal
    • cukup beristirahat
    • menghindari narkoba dan minuman keras
    • mengikuti kelas yoga/meditasi/komunitas keagamaan
    Artikel ini dapat membantu: Depresi Semoga bermanfaat, dr.Miranti Iskandar