Tanya Dokter

  • Apakah saya mengalami gejala penyakit fibromyalgia?

  •  sudhar
    Anggota

    Malam dok Saya penderita fibromyalgia. Sudah belasan dokter sppd saya kunjungi, dan baru ada satu dokter yg mendiagnosa fibromyalgia. Gejala saya nyeri berpindah. Sekarang nyeri menetap di belakang kepala, sering juga kaki saya lemah dan hilang keseimbangan. Skrg saya di beri obat neurontin. Sedikit sekali informasi mengenai fibro ini saya dapatkan. Penderita di indonesiapun masih jarang. Semua cek darah dan pemeriksaan seluruh organ tubuh normal, yg belum dilakukan adalah mri kepala, tetapi dokter saya tidak menyarankan. Keluhan utama saya skrg adalah sakit kepala di belakang kepala diatas leher, rasanya seperti tension type headache. Menurut literatur, memang ini salah satu gejala fibromialgia. Saya takut kalau sakit kepala tersebut gejala tumor. Hampirr setiap hari saya merasakan sakit kepala tipe tegang. Mohon petunjuknya dok? Tks

    Hai Sudhar Diagnosis fibromyalgia dapat ditegakan bila sudah dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang semuanya menunjukan tidak ada kelainan. Baik fibromyalgia dan sakit kepala tipe tegang sering disebabkan adanya faktor stres psikologis sehingga sering kambuh dan sulit reda bila kondisi emosional dan psikologis masih belum stabil. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan seperti antidepresan dan penenang untuk mengurangi gejala dan menambah kualitas tidur, antara lain: amitriptilin, gabapentin,dll. Yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi gejala fibromyalgia, antara lain:

    • Mengurangi stres dengan relaksasi, kumpul bersama keluarga dan teman, meditasi, atur pola pernapasan.
    • Cukup tidur dan istirahat
    • Olahraga teratur. Olahraga yang dapat dilakukan antara lain berenang, lari pagi, bersepeda.
    • Makan makanan bergizi
    • Tidak merokok
    • Tidak konsumsi alkohol
    • Kurangi konsumsi kafein seperti kopi.
    Untuk memastikan apakah ada tumor atau tidak dikepala, dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seperti CT Scan atau MRI kepala. Semoga membantu ya, sehat selalu. Terima kasih. dr.Yan william