Tanya Dokter

  • sakit perut bagian bawah disertai keluar flek coklat saat hamil 4 minggu

  • Dok, tgl 7 november saya telat haid, tgl 8 November berangkat bekerja pas sampai di tempat kerja setengah jam kemudian perut bagian bawah terasa sakit dan mengeluarkan cairan coklat memanjang sepanjang pantyliner. Tgl 9 November periksa ke dokter kandungan menurut dokter tersebut Suspect Abortus USIA kehamilan 4minggu harus bedrest Dan cek kembali tgl 19November. Dari tgl 9-12november PD yg awalnya berkembang namun sekarang seperti menyusut dan tidak peka, tidak mual, bagian perut bawah saya sakit seperti luka koyak tp di dalam perut, tp tidak ada flek/jaringan yang keluar. Apa kehamilan saya dapat dipertahankan Dok? Terimakasih sebelumnya

    Hai Ajeng, Keguguran adalah keadaan dimana bayi dalam kandungan mengalami kematian sebelum usia kehamilan beranjak 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu masalah yang sangat membuat khawatir kalangan ibu hamil. Keguguran sering terjadi kira-kira 1-2 orang dari 10 ibu hamil yang menyadari bahwa ia sedang hamil dan 8 dari 10 kasus keguguran terjadi pada 3 bulan pertama kehamilan. Hal ini kemungkinan besar disebabkan karena usia kehamilan masih sangat muda dan lemah. Tidak semua perdarahan ringan saat kehamilan merupakan tanda dari keguguran namun gejala utama dari keguguran adalah adanya flek-flek atau bercak darah yang disertai dengan adanya kram perut atau nyeri pada perut bagian bawah selain itu keluarnya gumpalan darah dari organ intim merupakan salah satu dari gejala keguguran. Sehingga dengan adanya perdarahan ini sebaiknya menjadi hal yang harus diwaspadai setiap wanita hamil. Beberapa penyebab dan faktor pemicu keguguran antara lain:

    • Usia sang ibu yang semakin menua akan meningkatkan terjadinya keguguran
    • Kesehatan ibu seperti masalah plasenta, struktur rahim yang tidak normal, leher rahim yang tidak kuat, atau adanya sindrom ovarium polikistik
    • Penyakit kronis seperti gangguan ginjal, lupus, diabetes, dll
    • Infeksi tertentu saat kehamilan seperti malaria, rubela, toxoplasmosis, gonore, dll
    • Mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan tanpa saran dokter
    • Konsumsi kafein secara berlebihan
    • Berat badan yang kurang atau berlebih
    Untuk mengetahui apakah janin yang ada dalam kandungan Anda masih bisa dieprtahankan atau tidak sebaiknya lakukan kontrol secara rutin dengan dokter spesialis kandungan agar dokter dapat melakukan pemeriksaan USG dan dapat melihat apakah janin Anda berkembang atau tidak. Cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah keguguran antara lain:
    • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang, terutama meningkatkan konsumsi serat.
    • Melakukan istirahat total dan tidak melakukan pekerjaan sama sekali selama ancaman abortus masih ada.
    • Tidak merokok, mengonsumsi minuman keras, dan menggunakan obat-obatan terlarang.
    • Menghindari infeksi-infeksi yang mungkin terjadi, misalnya dengan memeriksakan diri untuk penyakit menular seksual dan mengobatinya hingga sembuh sebelum hamil.
    • Menjaga berat badan yang sehat sebelum dan saat hamil.
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Keguguran Waspadai tanda-tanda keguguran Semoga bermanfaat, dr. Yosephine