Tanya Dokter

  • Apakah saya menderita gejala maladaptive daydreaming?

  •  VP
    Anggota

    Halo, saya seorang perempuan berusia 16 tahun (tahun ini akan jadi 17).

    Sejak kecil, saya ada masalah dengan fokus. Saya susah sekali fokus dan Mama saya memang bilang kalau saya orangnya telmi alias telat mikir. Susahnya saya buat fokus itu karena saya memang suka mengkhayalkan hal-hal yang diluar nalar termasuk membuat teman khayalan di sekitar saya.

    Mulanya saya pikir itu normal, toh saat itu saya memang masih muda. Tapi lama kelamaan sikap saya jadi keterlaluan dengan sering mencurahkan emosi dan dengan mudahnya saya marah, menangis, tertawa, dan semacamnya ketika saya "bicara" atau bahkan membayangkan diri saya sebagai karakter khayalan saya itu.

    Gejala itu memang sudah ada sejak saya kecil. Dan sekarang gejala itu semakin parah dalam artian stimuli sekecil apapun baik hanya mendengar kalimat, melihat kejadian, mendengar lagu, menonton sekilas, saya dengan mudahnya masuk ke dunia khayal saya itu. Bahkan terkadang saya tidak sadar kalau sedang bicara sendiri. Pernah ketahuan sama seseorang dan saya malu lantas baru sadar kalau saya sedang berinteraksi sendiri.

    Saya ingin tanya apakah itu berbahaya atau bagaimana? Karena saat saya sekolah, terkadang saya harus nahan benar-benar buat tidak split ke dunia khayal saya. Saat di rumah pun tugas-tugas jadi terbengkalai karena saya merasa benar-benar sulit menyuruh diri saja bekerja.

    Kalau tidak salah, kelainan saya maladaptive daydreaming dok? Mohon pencerahannya.

    Hello,   Untuk pemastian permasalahan Anda ada baiknya Anda melakukan konsultasi langsung ke psikolog atau psikiater untuk menegakkan diagnosa permasalahan Anda. Maladaptive day dreaming merupakan suatu kondisi dimana seseorang berhayal terlalu banyak/ ekstrem sehingga mempengaruhi (secara negatif) dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. Kondisi gejala bervariasi pada setiap orang namun secara umum Anda bisa disebut mengalami Maladaptive daydreaming ini dengan memiliki beberapa ciri seperti dibawah ini :

    1. Memiliki keterikatan emosional dengan karakter yang berada dalam hayalannya
    2. Bisa menunjukkan emosi saat melakukan hayalan seperti tertawa, menangis, tersenyum sendiri.
    3. Jika gejala muncul sangat sulit untuk penderita menarik diri ke kehidupan nyata
    4. Berkaitan erat dengan musik
    5. melakukan gerakan konstan saat berhayal seperti menggigit kuku, mengetuk meja, dll
    6. Memiliki kesulitan berinteraksi dengan sekeliling/ lingkungannya dan malah lebih menarik diri.
    Hingga saat ini penyebab maladaptive daydreaming ini dipercaya berkaitan dengan permasalahan psikis masa lampau pada seseorang. Biasanya Maladaptive daydreaming (MDD) ini dihubungkan dengan pengalaman masa lalu yang menakutkan dan membuat seseorang kabur dari dunia nyata, atau karena ketidak puasan seseorang dengan kehidupan nyatanya sehingga menarik diri untuk melarikan diri sejenak dari kesulitan yang dirasakannya. Karena belum ditemukannya pengobatan terbaik dalam menangani MDD ini maka beberapa tips yang bisa Anda coba adalah :
    1. Bercerita tentang permasalahan Anda kepada orang tua dan teman terdekat Anda.
    2. Kenali pemicu MDD dan HINDARI pemicunya.
    3. Buat alarm yang terus berbunyi setiap 5 menit jika Anda sedang berada sendirian untuk mencegah Anda berhayal.
    4. berikan perhatian 100 % tentang apa yang Anda kerjakan sehingga otak Anda akan bekerja dan mencegah Anda berhayal
    5. Minum Kopi
    6. Selesaikan permasalahan yang membuat Anda berhayal, misal jika Anda berhayal karena ketidakpuasan Anda dengan perlakuan ibu Anda maka komunikasikan dengan ibu Anda dan cari jalan keluar terbaik bersama.
    7. Yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa melawan keinginan untuk berhayal
    8. Hubungi psikolog.
    Semoga membantu.   dr. Yusi