Tanya Dokter

  • Badan lemas walaupun hanya menjalani aktivitas kecil

  •  Annisa Ni Sa
    Anggota

    Saya sering merasa lemas walaupun hanya menjalani aktivitas kecil. Saya juga mudah sekali pingsan dan sulit fokus. Kakak saya bilang, gejala ini sudah muncul sejak kecil dan terpaksa saat itu kakak saya harus terus menerus menjaga saya. Sekarang saya duduk di bangku SMA dengan kegiatan padat. Di kelas, saya sering tiba-tiba pingsan dan tangan saya gemetaran. Saya belum sempat memeriksakan diri ke dokter

    Kira-kira, gejala penyakit apa yang saya alami?

    Halo Annisa Lemas adalah suatu gejala bukan penyakit dan biasanya disertai dengan gejala-gejala lainnya seperti sulit konsentrasi, gemetar, pusing bahkan hingga pingsan. Beberapa gejala tersebut dapat disebabkan oleh satu penyakit atau beberapa penyakit yang berbeda. Pingsan adalah suatu keadaan dimana terjadi penurunan kesadaran yang mendadak dan dalam waktu singkat umumnya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah yang membawa oksigen ke otak. Jika keluhan yang Anda rasakan sudah berlangsung lama sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan berdasarkan riwayat kesehatan Anda, pemeriksaan fisik dan tes medis seperti pemeriksaan tekanan darah, tes darah, EKG dan lainnya jika diperlukan sehingga Anda mendapatkan penanganan dan pengobatan dengan tepat sesuai penyakit yang mendasarinya. Beberapa faktor yang menyebabkan keluhan lemas dan pingsan antara lain :

    • Tekanan darah yang rendah
    • Anemia
    • Kadar gula darah yang rendah
    • Dehidrasi
    • Aktivitas fisik yang berat
    • Efek samping obat tertentu
    • Gangguan kejiwaan cemas, depresi atau panik
    • Penyakit tiroid
    • Gangguan jantung
    • dll
    Beberapa tips yang dapat Anda lakukan :
    • Makan dengan gizi yang seimbang, perbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dan hindari makanan-makanan yang mengandung pengawet.
    • Minum air putih cukup minimal 2-3 liter.
    • Olahraga ringan secara rutin seperti jogging, berenang, senam.
    • Cukup istirahat minimal 6-8 jam sehari.
    • Hindari paparan asap rokok.
    Semoga membantu, dr. Rievia