Tanya Dokter

  • Mendadak tidak ingin BAB disertai mual dan demam

  •  BMBtr
    Anggota

    Halo dok, semuanya, nama saya Brian, umur 18 tahun.

    Baru berapa hari yang lalu, saya merasa ada yang aneh dengan badan saya. Saya mendadak tidak ingin buang air besar (tidak sakit perut sama sekali), dan gejala ini berlangsung selama beberapa hari. Jika saya paksakan untuk buang air, maka yang keluar hanya sedikit (BAB tidak selesai?). Saya tidak merasakan adanya rasa nyeri di bagian pusar dan tidak merasakan adanya nyeri di perut bagian kanan bawah, walaupun bagian disana sudah ditekan-tekan.

    Dan baru beberapa jam yang lalu, saya merasakan timbulnya demam rendah, dan sedikit mual, namun tidak disertai dengan perasaan ingin muntah. Ketika saya batuk/berjalan biasa, saya juga tidak merasakan adanya nyeri di bagian perut saya. Nafsu makan saya masih normal, namun saya sedikit khawatir dengan kondisi saya.

    Ada yang bisa mengkonfirmasi kondisi yang saya alami? Atau karena saya stress? Saya mempunyai riwayat stress dan rasa stress yang berlebihan dari waktu ke waktu.

    Terima kasih atas waktunya, -Brian

    BMBtr  BMBtr
    Anggota

    Oh iya, dan ketika saat buang air seni, saya merasa biasa saja, tidak ada nyeri atau apapun. Badan saya dari kemarin-kemarin masih biasa saja, namun hari ini saya merasa sedikit lemas. Satu lagi dok, saya mau tanya, kalau sakit usus buntu, itu gejalanya nyeri di perut berjalan secara konstan atau hanya sekedar nyut-nyutan saja ya? Sekali lagi, terima kasih.

    Hai, Mual diantaranya dapat disebabkan oleh:

    • penyakit asam lambung
    • radang usus buntu
    • keracunan makanan
    • mabuk perjalanan
    • reaksi terhadap aroma tertentu
    • gangguan pada saluran pencernaan, batu empedu
    • terlalu banyak makan
    • banyak konsumsi minuman keras
    • cemas, depresi
    http://www.alodokter.com/mual Demam merupakan kondisi di mana saat dilakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer, didapatkan hasil suhu lebih dari 37.5 derajat celcius. Radang usus buntu dapat memberikan gejala nyeri perut di bagian ulu hati dan kemudian nyeri perut di kanan bawah dan bertambah parah. Selain itu dapat juga terdapat mual, demam, nafsu makan berkurang, konstipasi atau diare. Sebaiknya Anda mencoba lebih tenang, memiliki waktu istirahat cukup, dan dapat mengelola stres dengan baik. Miliki pola makan teratur dan konsumsi makanan bergizi. Batasi minuman yang mengandung kafein, alkohol, serta tidak merokok. Anda dapat membaca lebih detail tentang usus buntu pada halaman berikut: http://www.alodokter.com/penyakit-usus-buntu/   Semoga bermanfaat, Dr. Jessica Winoto

    BMBtr  BMBtr
    Anggota

    Terima kasih, dok. Sementara, demam saya sudah turun dan mual-mual nya sudah hilang, namun saya sedikit kehilangan nafsu makan dan badan saya jadi lemas. Masih tidak ada nyeri di bagian perut / bawah kanan perut saya, walaupun sudah ditekan. Saya cuma mau tanya sedikit lagi, saya sudah berapa hari ini tidak ada rasa sakit perut sama sekali (tidak ada rasa ingin buang air), dan jika dipaksakan, maka yang keluar hanya sedikit (BAB tidak tuntas?), ini kenapa ya, dok? Satu lagi, kalau terkena radang penyakit usus buntu, rasa sakit yang dirasakan di perut / bawah kanan perut itu dirasakan secara konstan atau secara nyut-nyutan ya?

    BMBtr  BMBtr
    Anggota

    Setelah saya browsing di web, ini juga mungkin jadi gejala penyakit tipus. Apakah ini benar, dok? Atau ini hanya sebuah kasus konstipasi?

    Hai, Usahakan untuk mengkonsumsi makanan tinggi serat seperti sayur dan buah, serta minum air mineral sekitar 2 liter per hari. Sehingga buang air besar lebih lancar, dan mencegah terjadi konstipasi. http://www.alodokter.com/konstipasi/ Tifus biasanya memberikan gejala terdapat demam dan gejala pencernaan seperti diare atau konstipasi. Untuk memastikan apakah terkena tifus, dapat dilakukan melalui tes penunjang medis seperti tes darah. Anda dapat membaca lebih detail tentang tifus pada halaman berikut: http://www.alodokter.com/tifus   Salam, Dr. Jessica Winoto