Tanya Dokter

  • Digigit anjing, apakah akan terkena rabies?

  • assalamu'alaikum selamat malam. dok pada hari senin 05-10-2015 saya juga teman di gigit seekor anjing penjaga rumah milik tetangga. saya memakai celana panjang, dan gigitan anjing tersebut tidak membuat kaki saya luka parah. hanya saja terdapat satu titik biru dan tidak berdarah. nah yang ingin saya tAnyakan, Apakah anjing penjaga rumah memiliki virus rabies? dan apakah gigitan tanpa menyentuh kulit tersebut beresiko tertular rabies? dan kemudian apabila luka tersebut setengah jam dari waktu kejadian kita sirami dengan alkohol, apakah virusnya akan mati?

    Hai, Rabies merupakan penyakit mematikan yang ditularkan melalui air liur hewan yang terjangkit rabies. Pencegahan merupakan bagian paling penting dalam penanganan rabies. Hewan yang mengidap rabies dapat menunjukkan gejala gelisah, buas, sangat jinak, meneteskan liur (karena sulit menelan) atau mungkin biasa saja. Sebenarnya, menentukan hewan itu sakit rabies/tidak adalah sulit/tidak pasti dan yang paling baik untuk dilakukan adalah tindakan pencegahan rabies. Tanpa memandang jenis lukanya, setiap orang yang tergigit / tercakar hewan yang dicurigai rabies harus mendapatkan penanganan luka yang meliputi pencucian dengan sabun/antiseptik/alkohol dan air mengalir. Apabila terdapat luka, diperlukan suntikan yang mengandung vaksin rabies dan anti-rabies. Anda sebaiknya memeriksakan diri ke Dokter untuk dilakukan penilaian terhadap derajat luka dan pemberian suntikan pencegahan. Terdapat jeda waktu (masa inkubasi) antara gigitan sampai munculnya gejala. Lama masa inkubasi terentang dari 30-60 hari pasca gigitan. Gejala rabies antara lain:

    • Fase awal (lama < 10 hari): nyeri tertusuk-tusuk/kesemutan/panas/gatal di lokasi gigitan, demam, sakit kepala, lemas
    • Fase lanjutan: gelisah, sulit tidur, sulit menelan, takut air, halusinasi, kejang, koma - pada fase ini angka keberhasilan hidup sangat rendah
    Artikel ini membahas tentang Rabies. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma