Tanya Dokter

  • Tentang golongan darah

  • Mengapa orang yang bergolongan darah A tidak boleh donor darah ke orang yang bergolongan darah O ???

    Hai, Tubuh memiliki zat kekebalan tubuh yang disebut antibodi. Antibodi memiliki fungsi untuk menangkap kuman/zat asing yang masuk ke dalam tubuh, supaya mudah dikenali oleh sel-sel darah putih yang akan melahap atau menghancurkan target. Antibodi bekerja dengan cara berikatan pada salah satu bagian kuman/zat asing yang disebut sebagai antigen. Gabungan antibodi-antigen inilah yang akan menghasilkan suatu reaksi yang memudahkannya dikenali sel darah putih. Orang-orang yang bergolongan darah A memiliki antigen (Ag) pada sel darah merahnya dengan tipe A, sedangkan memiliki antibodi (Ab) terhadap sel darah merah tipe B (Gol. darah A = Ag tipe A, Ab terhadap B). Mereka yang bergolongan darah B memiliki antigen sel darah merah tipe B dan memiliki antibodi terhadap sel darah merah tipe A (Gol. darah B = Ag tipe B, Ab terhadap A). Mereka yang bergolongan darah AB memiliki Ag tipe A dan B, namun tidak memiliki antibodi terhadap keduanya (Gol. darah AB = Ag tipe A dan B, tanpa Ab). Sedangkan mereka yang bergolongan darah O tidak memiliki antigen, namun memiliki antibodi terhadap A dan B (Gol. darah O = tidak memiliki Ag, Ab terhadap A dan B). Berikut rangkumannya:

    • Gol. darah A = Ag tipe A, Ab terhadap B
    • Gol. darah B = Ag tipe B, Ab terhadap A
    • Gol. darah AB = Ag tipe A dan B, tanpa Ab
    • Gol. darah O = tidak memiliki Ag, Ab terhadap A dan B
    Akibatnya, jika orang golongan darah A menerima darah dari golongan darah B, akan terjadi reaksi silang antara antibodi Ab-B terhadap Ag-B. Reaksi ini akan mengakibatkan sel darah merah pecah dan berbahaya. Demikian juga orang golongan darah A jika memberikan darahnya pada golongan darah O, akan terjadi reaksi antara Ag-A (pada gol. darah A) terhadap Ab-A (pada gol. darah O yang memiliki Ab-A dan Ab-B). Karena itu, golongan darah O disebut juga sebagai donor universal, sedangkan golongan darah AB disebut juga sebagai resipien universal (penerima universal). Baca juga artikel tentang memahami golongan darah Demikian penjelasan saya, mudah-mudahan cukup jelas dan bermanfaat. dr. Radius Kusuma