Tanya Dokter

  • pantangan untuk gondok dan mengatasi batu ginjal yang tersisa

  • Dok hasil pemeriksaan T3, T4 sama TSH yang melebihi nilai rujukan adalah T3nya, berarti saya terkena penyakit apa dan apa saja pantangan yang tidak boleh saya lakukan. bersamaan dengan ketiga tes tersebut sebetulnya saya juga tes darah rutin dan creatinin, namun pada waktu hasilnya keluar tidak sesuai dengan nama saya jadi ragu2 untuk tes darah rutin dan creatininnya. saya juga mempunyai batu ginjal tapi sudah ESWL 2 kali, sekarang masih ada, bagaimana solusinya, Dok . Terima kasih

    Hai, Kelenjar tiroid merupakan kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher manusia. Kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid (T3 dan T4) yang berfungsi untuk mengatur metabolisme pada tubuh. Produksi T3 dan T4 ini diatur oleh TSH yang disekresikan oleh kelenjar pituitari di otak. Nilai T3 yang tinggi dapat timbul akibat :

    1. hiperaktivitas dari kelenjar tiroid (hipertiroid)
    2. penyakit liver
    3. konsumsi obat-obatan tertentu
    Jika kadar T3 tinggi akibat hipertiroid, umumnya Anda akan mengalami gejala :
    1. jantung berdebar-debar, detak jantung menjadi lebih cepat
    2. turun berat badan, meski nafsu makan tetap sama atau meningkat
    3. sering merasa cemas
    4. tremor (tangan dan jari tangan bergetar)
    5. berkeringat banyak
    6. frekuensi buang air besar bertambah sering
    7. benjolan pada leher depan, dikenal dengan istilah gondok
    8. dan lainnya
    Sebaiknya periksakan secara langsung diri Anda ke dokter. Selain melihat hasil pemeriksaan lab yang telah Anda lakukan, dokter akan menanyakan lebih rinci mengenai keluhan yang Anda alami, melakukan pemeriksaan fisik secara langsung, dan melakukan pemeriksaan lain yang dibutuhkan, seperti scan tiroid dan tes iodin radioaktif. Berikut merupakan beberapa hal yang dapat Anda lakukan bila menderita hipertiroid :
    • konsumsi makanan bernutrisi tinggi
    • tingkatkan jumlah protein dan kalori pada makanan
    • tingkatkan konsumsi kalsium
    • tingkatkan vitamin D
    • konsultasikan dengan dokter untuk jumlah natrium (garam) yang sebaiknya dikonsumsi
    Sementara itu, jika hasil lab yang Anda terima berbeda nama, maka sebaiknya Anda konsultasikan kembali hasil lab tersebut dengan lab tempat Anda periksa darah, agar tidak terjadi salah interpretasi hasil. Batu ginjal dapat dideteksi dengan tes urin, x-ray dan USG. Jika saat diperiksa masih dideteksi adanya batu ginjal walau sudah melaksanakan ESWL, maka sebaiknya konsultasikan kembali hasil tersebut dengan dokter spesialis urologi Anda. Dokter akan memeriksa Anda secara langsung dan menentukan pilihan terapi yang terbaik untuk Anda. Sementara itu berikut beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi batu ginjal :
    • konsumsi air putih yang banyak
    • cegah dehidrasi
    • jauhi kebiasaan menahan buang air kecil
    • batasi konsumsi makanan yang mengandung komponen jenis batu ginjal Anda (kalsium oksalat, asam urat, dan lainnya)
    Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari