Tanya Dokter

  • Pengobatan gonore pada pasangan suami istri

  •  Moseschan
    Anggota

    Dok saya pria umur 28th dan sudah menikah Istri 28th. Saya pernah terkena gonore 3x setelah diobati sembuh total. (Obat habis tgl 10september2015, lalu Sembuh tidak gatal dan tidak keluar cairan lagi tgl 11september 2015) Pada saat saya masih menderita gonore (yg ke 3) dan MASIH menjalani perawatan saya melakukan "hubungan" beberapa kali dengan istri (Yaitu pada tgl 8sept15, tgl 9sept15 istri menstruasi, berhubungan lagi tl 17sept15, 25sept15, 2okt15 & yang terakhir 9okt15).

    Sekitar tanggal 25sept15 hingga hari ini surat ini dibuat istri saya mengeluhkan keputihan yang tak kunjung usai. Tapi saat saya tanya kata nya ini hal biasa dan sering terjadi hingga saya membiarkan saja. Akhirnya yang saya takutkan dan khawatirkan terjadi. Pagi ini (18oktober2015) saluran kencing saya gatal sekali dan bagai disambar petir siang bolong saya melihat ada cairan putih di ujung penis. Pertanyaan saya Dok: 1. Bagaimana cara mengobati istri yg tidak tahu bahwa dirinya terkena GO (karna saya yakin saya kah penyebab nya) 2. Apa yang harus saya lakukan?Tidak mungkin saya mengatakan hal jujur tentang GO pada istri saya karena akan mengakibatkan perceraian. (Mengetahui bahwa GO didapat dari hasil sex bebas dan beresiko. 3. Haruskah saya ke dokter karena saya takut malah dokterlah yang akan membeberkan semua ketakutan saya ini kepada istri. 4. Apakah saya harus mengobati istri saya sendiri karena saya masih menyimpan resep dari dokter yang menangani saya bulan lalu. 5. Bagaimana bila saya beli obat sendiri, untuk istri dan saya sendiri?tapi saya takut mengobati diri saya sendiri dengan resep lama karena takut bakteri GO menjadi kebal

    Mohon solusi dari 5 persoalan di atas dok. Terima kasih banyak. Saya sadar saya salah dan berdosa sekali. Mohon dokter tidak menghakimi. Terima kasih dan mohon maaf bila ada kata yg kurang sopan dok. Terima kasih.

    <p style="text-align: left;">Hai</p> <p style="text-align: left;">Awal penyakit gonore pada wanita umumnya tidak bergejala apapun, namun bila tidak diobati lama-kelamaan dapat bergejala seperti keputihan dan nyeri saat buang air kecil, jika didiamkan akan dapat berbahaya karena infeksi dapat semakin menyebar pada organ panggul sekitar seperti rahim dan indung telur beserta salurannya. Oleh sebab itu sebaiknya istri Anda juga diobati agar infeksi dapat teratasi dan selain itu tidak kembali saling menularkan pada Anda atau sebaliknya.</p> <p style="text-align: left;">Sebenarnya berbicara jujur adalah yang terbaik dan istri Anda mungkin dapat memakluminya, asalkan Anda tidak mengulanginya. Saat ini istri Anda sedang mengalami keputihan dimana Anda dapat membicarakannya baik-baik bahwa keputihan ada kemungkinan disebabkan oleh infeksi yang memerlukan pengobatan dari dokter. Anda tidak perlu khawatir karena dokter akan menjaga kerahasiaan Anda. Oleh sebab itu sebaiknya Anda sendirian sebelumnya menceritakan secara jujur dan ketakutan yang Anda alami semuanya dahulu ke dokter, mintalah petunjuk terbaik dan barulah mengajak istri Anda ke dokter di pertemuan selanjutnya.</p> <p style="text-align: left;">Jangan mengobati penyakit gonore dengan cara membeli antibiotik sendiri dari apotek tanpa dosis, cara serta penggunaan atas anjuran dari dokter, apalagi pada penyakit gonore yang kambuh, karena dengan mengkonsumsi antibiotik secara sembarang dapat menyebabkan bakteri semakin kuat yang mengakibatkan penyakit gonore tersebut semakin sulit disembuhkan dan berisiko kambuh kembali walaupun diobati.</p> <p style="text-align: left;">Satu hal yang pasti, jangan berhubungan seksual dengan pasangan yang bukan istri Anda.</p> <p style="text-align: left;">Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut ini:</p> <p style="text-align: left;">Gonore.</p> <p style="text-align: left;">Semoga membantu ya. Terima kasih.</p> <p style="text-align: left;">dr.Yan william</p>