Tanya Dokter

  • Bayi susah makan dan cara mengatasinya

  • Hallo dok mw tanya ini.. baby q 11m10day lagi GtM total.. ad tanda mau tumbuh gigi si dok' nah ini q bingung ga mau makan susah sekali ud lbh dr sepekan GTM.. BB nya bln ini drastis hampir turun 1kg' aq khawatir kalo kya gini trs ap ga bahaya buat kondisinya sementara smakin tumbuh dewasa semakin butuh gizi yg banyak? terus bagaimana menangani GtM dok? apa perlu penambah nafsu makan/vitamin buat menuhi kebutuhan gizinya? kebetulan anak sy full asi dok.makasih
    Cholifatul Mukarromah  dr. Adhi Pasha
    Dokter

    Halo Cholifatul Mukarromah,

    GTM atau gerakan tutup mulut pada anak dapat membuat orang tua panik dan membuat masalah pada gizi dan kesehatan anak. Untuk itu kita perlu mencari tahu kondisi apa yang membuat anak mengalami GTM. Beberapa kemungkinan penyebab GTM dan bayi susah makan diantaranya seperti:

    • Rasa nyeri pada gusi saat akan tumbuh gigi ditandai dengan anak menjadi lebih rewel, sering mengusap gusi, suka memaukan dan menggigiti benda yang dipegang, mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasa, gusi membengkak, sulit tidur nyenyak dan tidak mau makan
    • Rasa nyeri karena sariawan
    • Infeksi pada rongga mulut
    • Radang tenggorokan
    • Bosan dengan makanan yang diberikan
    • Anak merasa kurang nyaman dengan lingkungan atau suasana makan
    • Anak mengalami distraksi sehingga lebih tertarik pada lingkungan sekitar
    • Kondisi sakit lain sehingga menyebabkan GTM

    Untuk itu perlu untuk mencari tahu apa faktor yang menjadi penyebab anak melakukan GTM. Jika penyebabnya karena tumbuh gigi maka dapat dilakukan beberapa upaya seperti memberikan mainan atau teething terutama yang dingin tapi jangan diletakkan di freezer agar meredakan rasa gatal atau tidak nyaman pada gusinya, beri minuman dingin bebas gula tetapi jangan terlalu dingin, berikan cemilan sehat seperti buah atau memberi wortel yang sudah direbus dan juga mengusap gusi bayi dengan kain lembut yang bersih.

    Upaya lain yang dapat dilakukan juga dengan mengatur kembali pola makan dan jenis makanan yang berikan, buat suasana makan nyaman, hindari hal lain yang dapat mendistraksi anak seperti tv, mainan, gadget atau benda lain yang mengganggu konsentrasi anak makan, biarkan anak makan sendiri, dan jika masih tetap sulit, periksakan anak pada dokter untuk mencari tahu penyebabnya. Upayakan tetap memberikan ASI, susu dan cairan lain agar anak tetap mendapat gizi serta menghindari dari kekurangan cairan atau dehidrasi.

    Semoga bermanfaat,

    dr. Adhi P.