Tanya Dokter

  • Solusi penanganan efek samping pengobatan infeksi Helicobacter pylori

  • Malam dok,, saya terkena h.pylori , dokter memberikan antibiotik dosis tinggi, tapi setelah memakan itu saya tidak kuat padahal sudah di dampingi dgn obat maag , langsung mual ,sakit kepala,meriang, sampi muntah muntah semaleman.. Jdi apa yg harus saya lakukan? Apakah bisa digantikan dgn obat herbal? Tolong bantuannya dokk, malam

    Terima kasih Nidaa Nabilah'kh atas pertanyaannya. Pada topik kali ini saya tidak lagi membahas mengenai infeksi H.pylori karena sudah pernah dibahas pada topik Anda sebelumnya. Mengenai sakit maag yang Anda rasakan, memang beberapa obat mempunyai efek samping sakit maag, karena itu dokter sering kali memberikan tambahan sakit maag. Namun, pemberian obat sakit maag pada infeksi H.pylori memang rutin dilakukan. Jika Anda masih merasakan mual dan berbagai efek samping lainnya, sebaiknya Anda berkonsultasi kembali dengan dokter yang memberikan obat tersebut pada Anda. Beberapa hal yang mungkin dilakukan:; 1. Mengganti pilihan antibiotik 2. Menambah dosis obat sakit maag 3. Menambah jenis obat sakit maag Obat-obatan herbal tidak dianjurkan dalam mengatasi hal ini, khususnya penyakit yang Anda alami ada di lambung. Obat herbal banyak yang mempunyai efek samping sakit maag juga. Selain itu, pengobatan H.pylori harus dilakukan sampai tuntas. Demikian jawaban dari saya, semoga membantu dr. Andika Surya

    Nidaa Nabilah'kh  fb-rajoolangitt
    Anggota

    Malam dok.. Saya sering melakukan onani.. Bentar lagi saya mau menikah ?? Apakah nantinya saya tidak punya anak ? Karna dampak nya onani .. Tolong dok jawab.. Terima kasih

    Terima kasih Rajoo Langitt atas pertanyaannya. Untuk lain kali, sebaiknya Anda membuat topik pertanyaan baru jika memang pertanyaan Anda tidak berkaitan dengan pertanyaan sebelumnya, namun untuk kali ini, saya akan tetap menjawabnya disini. Frekuensi melakukan onani tidak berhubungan dengan tingkat kesuburan pria. Untuk memperoleh keturunan, diperlukan peran dari suami dan istri. Peran dari suami adalah kualitas spermanya. Kualitas sperma ini dinilai dari: 1. Jumlah sperma 2. Bentuk sperma 3. Kecepatan gerak sperma Hal-hal ini hanya dapat diketahui dari pemeriksaan di laboratorium. Selain itu, dari sisi wanitanya (istri), diperlukan sel telur yang matang dan organ reproduksi yang sehat dan baik agar sperma dapat bertemu dengan sel telur yang sudah matang tersebut. Hingga saat ini pun belum ada patokan yang resmi mengenai frekuensi onani yang dianggap sering. Karena itu, hingga saat ini tidak ada hubungannya antara frekuensi onani dengan tingkat kesuburan. Anda dapat membaca artikel terkait: Sisi positif dan negatif masturbasi Demikian jawaban dari saya, semoga membantu dr. Andika Surya