Tanya Dokter

  • Haid terlambat 1 bulan lalu datang lagi apa itu hamil??

  • Siang dok Dok pasangan saya bulan kemarin telat haid satu bulan tepatnya terakhir dia haid akhir bulan Agustus lalu bulan Septemmber dia tidak haid sampai tggl 22 Oktober saya sudah tespack 2x hasilnya negatif pada tanggal 23 dia haid selama tggl 23-26 lalu setelah seminggu dia coba tespack kembali hasilnya sama negatif pertanyaan saya apa dia Hamill dok akhir akhir ini dia sering merasa lelah dan demam +flu + perut.y agak membuncit memang saya sblumya sering melakukan hubungan tapi saya melakukan dgn senggama terputus

    Halo Komeng,

    Jika pasangan Anda sudah menstruasi pada tanggal 23-26 Oktober, maka kehamilan tidak terjadi saat itu. Menstruasi dan kehamilan tidak dapat terjadi bersamaan. Jika setelah itu, Anda kembali berhubungan badan dan bulan ini pasangan Anda kembali terlambat menstruasi, maka perlu dipikirkan kembali kemungkinan kehamilan. Namun, perlu Anda ketahui juga bahwa menstruasi yang terlambat tidak selalu disebabkan oleh kehamilan. Terlambat menstruasi dapat disebabkan oleh:

    • tingkat stress yang tinggi
    • olahraga yang berlebihan
    • kelelahan
    • obesitas
    • perubahan berat badan yang drastis
    • mengalami gangguan makan seperti anorexia atau diet ketat
    • penggunaan alat kontrasepsi
    • mengalami infeksi dalam tubuh
    • gangguan hormon tiroid
    • sindrom ovarium polikistik

    Jika bulan ini pasangan Anda mengalami terlambat menstruasi, pasangan Anda dapat kembali melakukan testpack.

    Jika Anda dan pasangan memang belum menginginkan kehamilan, hindari hubungan di luar pernikahan. Bila tidak memungkinkan, gunakan metode kontrasepsi yang tepat misalnya kondom bagi Anda atau kontrasepsi bagi pasangan Anda. Kemungkinan kehamilan dengan metode senggama terputus masih ada. Penelitian menunjukkan bahwa cairan pre-ejakulasi pria masih dapat mengandung sel sperma. Dengan demikian, walaupun Anda tidak ejakulasi di dalam vagina, cairan pre-ejakulasi mungkin saja sudah keluar sebelumnya. Selain itu, ada juga kemungkinan mengeluarkan penis dari vagina pada waktu yang kurang tepat sehingga metode ini masih dapat menyebabkan kehamilan.

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia