Tanya Dokter

  • Penyebab anyang-anyangan saat hamil

  •  Rita damanik
    Anggota
    siang dok saya Rita saya hamil 15w4d dok, hari jumat kemaren saya kebidan dok buat kontrol, karena saya anyang2an, bidan saranin minum banyak air putih, karna sampai hr senin masi berasa sakit saya ke dokter dan di usg kata dokter baik2 saja, dikasi vitamin dan antibiotik, hari rabu ga sakit lagi dok, tp perasaan saya jg beda dok, biasa perut berasa tegang tp ini agak kempes dok ga seperti biasa,biasa saya tidur klau telentang jg kurang nyaman tp ini seperti biasa aja dok dan maaf payudara saya tidak sakit lagi, karena takut kenapa2 td saya periksa ke bidan, dan di tes detak jantungnya, kata bidannya detak jantung masi ada dan bagus, apa tnda2 yang saya alami normal ya dok, soalnya saya jadi was2 soalnya kehamilan yang pertama saya keguguran. mohon penjelasanya dok, maaf tulisannya panjang sekali. terimakasih

    Hai Rita Damanik

    Salah satu penyebab anyang-anyangan adalah infeksi saluran kemih (ISK), dimana gejalanya antara lain:

    • Nyeri atau terasa panas pada ujung kelamin saat buang air kecil (BAK).
    • Anyang-anyangan atau seperti tidak tuntas setelah BAK.
    • BAK lebih sering dan terkadang sulit ditahan.
    • Nyeri atau tidak nyaman pada perut bagian bawah.

    Untuk memastikan diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter serta pemeriksaan penunjang yaitu pemeriksaan urine. Bila memang hasil diagnosis menujukkan ISK maka diperlukan pengobatan antibiotik untuk meredakan infeksi bakteri. Pada saat hamil, maka dokter akan memilih jenis antibiotik yang aman bagi kehamilan maupun janin di dalam kandungan. ISK yang dibiarkan tanpa pengobatan justru berisiko terjadi komplikasi seperti persalinan prematur, keguguran, ketuban pecah dini, dan sebagainya.

    Sebenarnya ISK tanpa komplikasi dan dilakukan pengobatan yang tepat tidak berbahaya bagi kehamilan. Untuk mengetahui kondisi kehamilan serta janin Anda, dapat melalui pemeriksaan USG oleh dokter spesialis kandungan. Untuk mencegah terjadinya ISK, sebaiknya konsumsi air putih paling tidak 2-3 liter per hari dan mengusap anus setelah BAB dari belakang dengan arah depan ke belakang untuk mencegah tersapunya kuman dari anus ke arah vagina dan saluran kemih.

    Semoga membantu ya. Terima kasih.

    dr.Yan william