Tanya Dokter

  • Tidak pernah minum susu hamil dan vitamin apakah berpengaruh pada janin?

  • dok .usia kandungan saya sudah 5bulan .tp dari awal hamil sampai sekarang tidak pernah minum susu bumil dan vitamin .apa itu berpengaruh buat janin?

    Hai Ulfa,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Konsumsi susu ibu hamil dan vitamin sesunguhnya bukan merupakan suatu kewajiban. Selama Anda yakin sudah mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, maka kebutuhan nutrisi saat hamil semestinya sudah bisa terpenuhi tanpa harus mengkonsumsi susu atau vitamin tambahan. 

    Namun, ada kalanya, penurunan nafsu makan, dan mual muntah saat hamil menyebabkan asupan nutrisi ibu menjadi tidak adekuat. Jika tidak ditunjang dengan susu dan vitamin tambahan, dikhawatirkan pertumbuhan janin dalam kandungan Anda menjadi terhambat. Dalam kondisi inilah susu dan vitamin berperan penting.

    Karenanya, sebaiknya Anda ikuti saran dokter untuk mengkonsumsi susu atau vitamin saat hamil ya.. Memang memerlukan kesabaran dan kedisiplinan yang kuat dari diri ibu sendiri untuk bisa konsisten menjaga nutrisinya selama berbulan-bulan saat hamil. Namun, jika Anda meniatkan semuanya demi kebaikan calon anak Anda, tentu kondisi ini bukan menjadi masalah yang berat.

    Berikut makanan dan minuman yang sebaiknya Anda konsumsi selama hamil untuk menjaga kandungan Anda:

    • Perbanyak konsumsi sayur dan buah, misalnya bayam, seledri, brokoli, wortel
    • Perbanyak konsumsi protein, misalnya daging tanpa lemak, ikan, telur, ayam
    • Perbanyak konsumsi kacang-kacangan
    • Perbanyak konsumsi karbohidrat, misalnya gandum utuh, oatmeal, nasi merah, sereal, pasta
    • Minum susu atau produk susu lainnya (tidak harus susu hamil, susu apapun boleh Anda konsumsi)

    Tidak lupa, lakukan juga kontrol teratur kehamilan Anda ke dokter spesialis kandungan untuk memantau pertumbuhan janin dalam kandungan Anda ya..

     

    Artikel berikut mungkin berguna bagi Anda:

    Nutrisi ibu hamil

     

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah