Tanya Dokter

  • Kemungkinan hamil setelah hubungan intim

  •  yusufachmad
    Anggota
    Dok saya mau tanyak saya berhubungan badan tgl 12 november, tapi pasangan saya haid tgl 6 November apakah pasangan saya bisa hamil, Terimakasih

    Halo Yusuf, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Kehamilan terjadi saat adanya pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma harus berada di dalam tubuh wanita dan harus bisa mencapai saluran telur (tuba fallopi) sang wanita. Semua hubungan intim dimana ada penetrasi penis pada liang Miss V akan ada kemungkinan hamil dan apabila saat wanita dalam masa subur, kemungkinan hamil semakin  besar.  Saat terjadi hubungan intim antara wanita dan pria akan mengeluarkan cairan putih bening sebagai respon tubuh adanya geseken. Saat terjadi ejakulasi cairan mani dari sang pria mengandung sel sperma ini. 

    Kontak vagina dengan sperma dalam kondisi apapun seperti petting beresiko menyebabkan kehamilan dan sperma dapat hidup selama seminggu di dalam tubuh sang wanita. Jika kehamilan tidak diinginkan sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual yang beresiko. Sehingga kehamilan yang terjadi adalah kehamilan yang direncanakan demi kelangsungan hidup janin di dalam kandungan dan kehidupan selanjutnya. Untuk merencanakan suatu kehamilan sangat dibuthkan komunikasi yang baik antara kedua pasangan yang sebaiknya sudah siap secara fisik dan mental. 

    Jika sel sperma sudah bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan kehamilan tidak dapat dielakkan. Namun untuk memastikan adanya kehamilan atau tidak Anda perlu melakukan testpack, dimana memeriksanakan kadar hormon B-HcG di dalam urine wanita, yaiu hormon tubuh yang meningkat pertama kali saat terjadi kehamilan. Hormon ini akan meningkat sekitar 2  minggu setelah terjadinya pembuahan.  Atau dengan lebih baik memeriksakan diri ke dokter.

    Jika memang Anda dan pasangan Anda belum menghendaki kehamilan, sebaiknya dapat menggunakan kontrasepsi darurat, namun kontrasepsi ini digunakan segera setelah melakukan hubungan seksual atau maximal 72 jam hubungan seksual. Untuk mendapatkan kontrasepsi ini Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda dan pastikan tidak terjadi kehamilan. Untuk melakukan hubungan seksual berikutnya sebaiknya Anda mengetahui betul bentuk kontrasepsi untuk menunda kehamilan  yang bisa Anda dan pasangan Anda gunakan untuk mencegah kehamilan. dan bisa menerima dan siap jika terjadi kehamilan.

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

    Salam, dr. Tiwi