Tanya Dokter

  • penularan campak terhadap ibu hamil

  •  Aliramzi
    Anggota

    saya mau tanya dok. saya hamil usia 7 bulan. lalu anak saya terkena campak. apa berpengaruh dengan kandungan saya?? jika ia apa yg harus saya lakukan? terimakasih

    Halo Bunda, Saya memahami kekhawatiran Bunda terhadap kesehatan kehamilan dan janin dalam kandungan, namun apakah Bunda pernah terkena campak sebelumnya? Bila sudah, maka Bunda jangan khawatir atau panik karena infeksi campak umumnya hanya terjadi sekali seumur hidup dan memberikan kekebalan terhadap infeksi selanjutnya. Oleh karena itu, bila Bunda terpapar kembali oleh virus campak, tidak akan menyebabkan penyakit. Bila Bunda tidak yakin dahulu pernah mengalami campak atau belum, sikapilah hal ini dengan bijak. Tidak semua infeksi virus campak menimbulkan gejala seperti demam disertai ruam. Pada beberapa orang, infeksi bisa berlangsung tanpa gejala atau asimtomatik. Solusi terbaik untuk menghadapi permasalahan ini adalah dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan memberikan pengantar pemeriksaan laboratorium guna memastikan status infeksi campak. Selama menunggu pemeriksaan atau hasil tersebut, hindari kontak langsung dengan anak yang sedang sakit. Karena penularan terjadi melalui droplet/ percikan liur yang keluar saat anak batuk, bersin, atau berbicara, Bunda dianjurkan menggunakan masker dan membiasakan diri mencuci tangan setelah melakukan kontak. Infeksi campak selama kehamilan meningkatkan risiko persalinan prematur, abortus (keguguran) spontan, dan bayi berat lahir rendah, terutama bila terjadi pada 12 minggu pertama kehamilan. Infeksi yang terjadi pada usia kehamilan akhir (trimester ketiga) berisiko menyebabkan infeksi campak pada bayi dan rentan menyebabkan komplikasi lanjutan, seperti radang otak (encephalitis). Hingga saat ini, belum ada bukti keterkaitan infeksi campak selama kehamilan terhadap penyakit bawaan (kongenital). Diskusikanlah dengan dokter kandungan mengenai penanganan yang paling tepat bagi Bunda. Silahkan baca tentang campak Salam dr.Lili