Tanya Dokter

  • Kondisi pasien yang tepat dalam pemeriksaan EKG

  •  Kris21
    Anggota

    Selamat sore Dok, saya tertidur di ruang tunggu dokter jantung pada saat saya akan memeriksakan jantung saya. Yang ingin saya tanyakan adalah:

    1. Apakah hasil EKG berpengaruh jika kondisi saya bangun kaget dari duduk kemudian langsung masuk ke ruang dokter dan 1-2 menit kemudian langsung cek EKG?
    2. Apakah mungkin jika hasil EKG pada siang hari menandakan adanya serangan jantung kemudian setelah di EKG lagi pada malam hari, hasilnya baik-baik saja?

    Mohon informasinya Dok, terima kasih.

    Hai Kris.. Terimakasih untuj pertanyaan yang diberikan.

    Pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) digunakan untuk memeriksa aktivitas listrik pada jantung manusia. Pemeriksaan ini berguna karena mudah, bukan merupakan tindakan invasif, dan hasilnya cepat, serta melalui pemeriksaan ini dapat dinilai irama jantung, detak jantung, adakah pembesaran ruang jantung, adakah sumbatan, dan lain sebagainya. 

    Baiknya pemeriksaan EKG ini dilakukan dalam keadaan pasien berbaring, tenang, tidak berbicara, tidak bergerak- gerak, dan pasien harus melepaskan barang- barang logam yang dipakai (tali pinggang, kalung, anting, gelang, kalung dll yang mengandung logam) karena benda- benda ini dapat mengganggu aliran lisrik dan memberikan hasil yang rancu. 

    Meskipun pemeriksaan EKG paling umum dilakukan tetapi perlu ditunjang juga dengan pemeriksaan lainnya. Jika anda memiliki resiko penyakit jantung koroner, darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga maka pemeriksaan EKG dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan EKG dalam keadaan dinamis (bergerak), yaitu treadmill test dan ergocycle test.

    Perbedaan hasil EKG yang dilakukan dalam hari yang sama umumnya tidak terjadi. sehingga baiknya dilakukan pemeriksaan EKG ulang dan dapat ditunjang dengan pemeriksaan lain. Tetapi juga harus dilihat adakah keluhan (nyeri dada yang menjalar, berdebar- debar, keringat dingin), faktor resiko, usia,dll. Saya sarankan anda untuk kembali mengkonsultasikan dengan dokter yang memeriksa anda.

    Semoga bermanfaat

     

    dr. Iriyanti