Tanya Dokter

  • Hasil scanning tak kunjung diberitahu sudah 6bulan

  •  Enita
    Anggota

    Selamat pagi Dok,

    Bapak saya divonis kanker paru stadium 4a oleh dokter paru, semua ciri2 yang ada di keterangan dokter sedang dialami bapak saya, sekarang lagi sedang menjalankan kemoterapi rawat jalan ( minum pil Iressa) tapi sampe saat ini bapak saya sangat semangat untuk sembuh, walau dia sedang menahan sakit makannya kadang baugus dan banyak, yang mau saya tanyakan dokter sudah periksa bapak saya 2kali di scanning tapi sampe saat ini dokter enggan memberi hasil scanning bapak saya dengan alasan terselip diantara scanning yg lain, masih antri diradiologi sampe selama itu kah...antrinya??? kami sangat inngin tahu hasil yang sebenarnya, tapi dokter selalu mengelak sebenarnya apa yang terjadi dengan bapak saya dok.Terimakasih.

    Hai Enita,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Kami turut prihatin dengan kondisi yang menimpa ayah Anda saat ini.

    Kanker paru adalah suatu kondisi dimana sel paru tumbuh secara berlebihan dan tidak terkendali. Paru-paru normalnya merupakan organ vital yang berfungsi menghirup udara kaya oksigen ke dalam tubuh dan mengeluarkan darah miskin oksigen dari dalam tubuh. Saat mengalami kanker paru, tergantung dari stadium penyakitnya, penderita bisa mengalami batuk (terkadang disertai darah), sesak napas, nyeri dada, mudah lelah, lemas, suara serak, penurunan nafsu makan, nyeri-nyeri tubuh, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

    Diagnosis kanker paru ditegakkan melalui gejala klinis dan berbagai pemeriksaan penunjang, misalnya rontgen, CT scan, PET scan, dan juga biopsi.

    Setelah menjalani prosedur medis tertentu, termasuk pemeriksaan pencitraan (scanning) untuk kanker paru-paru, ada berbagai regulasi yang mempengaruhi sehingga hasil pemeriksaan tidak keluar, mulai dari kendala administrasi, kebijakan fasilitas kesehatan, ketersediaan fasilitas, dan masih banyak lagi faktor lainnya. Bukan wewenang dokter untuk menutup-nutupi informasi medis apapun terkait kondisi pasien, termasuk juga berkaitan dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan. Baik buruknya hasil pemeriksaan tetap menjadi hak pasien untuk mengetahui apa yang terjadi pada dirinya.

    Namun, pada beberapa kondisi, bisa saja hasil pemeriksaan hanya disampaikan secara verbal namun tidak diberikan langsung kepada pasien kecuali pasien sudah tidak lagi dirawat di rumah sakit. Atau, bisa juga, tenaga medis yang kompeten menginterpretasi hasil pemeriksaan memang belum tersedia di rumah sakit tersebut sehingga harus dikirimkan ke lokasi lain untuk menunggu interpretasi. Jadi, sangat banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

    Karenanya, mengingat ada banyak pihak yang terkait, maka sebaiknya Anda tetap berpikir positif, semua tenaga kesehatan tentu menginginkan yang terbaik bagi pasiennya, termasuk juga pada ayah Anda. Anda bisa bertanya baik-baik dengan dokter penanggung jawab pasien (DPJP) atau bagian rekam medis di rumah sakit tempat ayah Anda mendapatkan perawatan saat ini. Perjelas lagi bagaimana kesimpulan dari semua hasil pemeriksaan yang telah ayah Anda jalani dan bagaimana pula saran penanganan terbaiknya.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah