Tanya Dokter

  • Penjelasan tentang hasil negatif pada tes rubella

  • Dok, kemarin teman saya laki-laki suntik rubela utk keperluan bekerja diluar negeri tapi hasilnya negatif dan harus suntik ulang. Penyebab hasilnya bisa negatif itu apa ya dok? Wajar atau tidak itu dok?

    Halo,

    Rubella atau yang biasa disebut dengan campak Jerman merupakan infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Penyakit ini dapat menyebar dengan sangat mudah, seperti melalui batuk atau bersin, berbagi makanan dan minuman yang sama dengan penderita, menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda setelah memegang benda yang terkontaminasi virus rubella.

    Umumnya, penyakit ini membutuhkan sekitar 14-21 hari sejak terjadi pajanan sampai menimbulkan gejala. Berikut merupakan gejala yang umumnya terjadi, seperti:

    • Demam dan sakit kepala
    • Hidung tersumbat/beringus
    • Iritasi mata
    • Tidak nafsu makan
    • Pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher
    • Nyeri pada sendi

    Berdasarkan dari kondisi yang Anda sampaikan, hasil negatif pada pemeriksaan tes rubella bisa dikatakan hal yang wajar. Tes rubella digunakan untuk mendeteksi keberadaan antibodi rubella. Apabila terdapat antibodi IgM, berarti Anda sedang mengidap rubella. Sedangkan keberadaan antibodi IgG menandakan bahwa Anda pernah mengidap rubella atau sudah menerima vaksinasi. Pembentukan antibodi tersebut akan berbeda-beda pada setiap orang. Oleh karena itu jika pada tes awal belum ditemukan, maka diperlukan rentang waktu selanjutnya untuk melakukan tes ulang. Ini juga yang menjadi dasar perlu dilakukannya tindakan suntik ulang.

    Lakukan konsultasi kembali kepada dokter dan tetap perhatikan gejala-gejala serta keluhan yang dirasakan.  Di dalam mendapatkan informasi lebih lanjut pada kondisi Teman Anda, maka Teman Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Baca topik diskusi berikut: Hasil tes rubella

    Semoga membantu,

    dr.Theresia