Tanya Dokter

  • Hasil Tes Laboratorium

  • Dok, saya ingin menanyakan hasil tes laborat saya.

    utk hasil Urinalisa urin rutin :

    - kekeruhan : agak keruh

    - urobilinogen : normal

    - bilirubin, Keton, Reduksi, protein : negatif

    - blood : positif

    - pH : 6.0

    - nitrit : negatif

    - Leukosit : Positif (2+)

    - BJ : 1.015

    Sedimen,

    - Eritosit : 1+

    - leukosit : 1+

    - Sel Epitel : Gepeng (1+)

    - Bakteri : 1+

    - Kristal : negatif

    - Silinder : Granula (1+)

    - lain-lain : negatif

    Untuk Hematologi, Indek Darah :

    - MCV : 80.4

    - MCH : 25.5

    - MCHC :  31.7

    itu artinya apa ya dok? mohon bantuannya. Kemarin sy periksa dgn dokter SP.Pd, diagnosa GERD, dan diberikan obat utk lambung seperti Propepsa, Lapraz, Acitral, dan Vomitas Fdt. untuk hasil lab blm dijelaskan, padahal itu menyimpang dr nilai rujukan. sy sering pusing, dada berdebar, kadang nyeri dada, leher, gejala 5 L, mudah lelah, kadang perut panas, mual, tulang terasa lemas. tidak enak sekali Rasanya. Terimakasih Dok.

    halo okta_anggraeni,

    Pertama-tama, penjelasan mengenai hasil pemeriksaan penunjang seperti yang anda berikan hanya dapat saya jawab secara terbatas, karena pada hakikatnya hasil pemeriksaan ini bersifat membantu pemeriksaan yang lebih utama yaitu wawancara medis dan pemeriksaan fisik, dan interpretasinya harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis yang menangani agar dapat menghubungkan dengan kondisi klinis anda yang sebenarnya. 

    Secara keseluruhan, dari hasil pemeriksaan urin ditemukan darah dan sel darah (eritrosit) yang dapat menandakan beberapa kemungkinan diantaranya iritasi saluran kemih, infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, gangguan ginjal. Pastikan bahwa saat anda melakukan tes urin sedang tidak menstruasi karena dapat merancukan temuan darah dalam urin. Ditemukan leukosit (sel darah putih), umumnya merupakan penanda infeksi, didukung dengan adanya temuan bakteri. Selain itu juga terdapat endapan silinder granula, suatu jenis protein mengandung sel-sel yang dapat terbentuk pada kondisi gangguan ginjal (peradangan, infeksi). Sel darah, leukosit, bakteri, dan silinder normalnya tidak ditemukan di dalam urin. 

    Untuk hasil hematologi, MCH dan MCHC merupakan suatu pengukuran kadar hemoglobin terhadap sel darah merah yang digunakan untuk mendeteksi adanya anemia. Meskipun pada hasil tersebut sedikit lebih rendah dari nilai normal, namun perlu disesuaikan kembali dengan kondisi klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya seperti kadar hemoglobin total, kadar zat besi, dsb. 

    Selain obat-obatan dari dokter, smentara ini beberapa anjuran yang sekiranya dapat membantu:

    • Jaga kebersihan daerah kewanitaan. Ganti celana dalam minimal 2 kali sehari, gunakan bahan yang menyerap keringat seperti katun dan tidak terlalu ketat, 
    • hindari penggunaan panty liner bila tidak perlu, 
    • bersihkan vagina dengan air bersih dari arah depan ke belakang dan lap kering dengan tissue setelahnya
    • Minum air putih minimal 6-8 gelas per hari
    • hindari kebiasaan menahan BAK
    • Konsumsi lebih banyak makanan mengandung zat besi dan vitamin, seperti daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan, sayur-sayuran
    • istirahat yang cukup

    Apabila setelah mengkonsumsi obat-obatan dari dokter dan melakukan usaha di atas keluhan belum membaik, disarankan untuk berkonsultasi kembali dengan dokter yang menangani untuk dievaluasi lebih lanjut.

    Semoga informasi ini bermanfaat.

    salam, dr. Delvira