Tanya Dokter

  • Pengaruh positif hepatitis B terhadap kemungkinan melahirkan normal

  •  Dinda Putry A
    Anggota
    Kalau HBnya positif kenapa tidak bisa melahirkan normal? Apa harus di sesar?

    Halo Dinda,

    Apakah yang Anda maksud dengan HB adalah hepatitis B?

    Bila Iya, sebelum menjawab pertanyaan Anda, alangkah baiknya kita mendiskusikan mengenai penyebaran hepatitis B dari ibu kepada bayinya. 

    Virus hepatitis B (HBV) bisa menular selama masa kehamilan ataupun pada proses persalinan. Oleh karena itu, semua ibu hamil yang berisiko terinfeksi HBV sebaiknya menjalani skrining pada awal kehamilan dan pada trimester ketiga.

    Penularan melalui proses persalinan, bisa terjadi baik melalui persalinan normal ataupun operasi caesar sekalipun. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa persalinan dengan metode operasi caesar lebih rendah menularkan virus dibandingkan persalinan normal. Hal ini karena perlukaan pada proses persalinan dengan operasi caesar lebih teratur dengan dibantu oleh dokter ahli kandungan dan kebidanan. 

    Untuk mencegah penularan HBV ke bayi, maka setiap bayi dengan ibu HBV (+) harus segera mendapatkan dua suntikan segera setelah lahir (kurang dari 12 jam), yaitu :

    1. Vaksin hepatitis B

    2. HBIG (imunoglobulin hepatitis B), yang memberi imunitas segera untuk melawan virus setelah bayi dilahirkan.

    Vaksin hepatitis B direkomendasikan sebanyak 3- 4 suntikan (tergantung merk dagangnya), yaitu :

    - dosis pertama - segera setelah bayi lahir

    - dosis kedua - diberi interval 1-2 bulang dari dosis pertama

    - dosis terakhir - saat bayi berusia 1 tahun

    Vaksinasi tidak menjamin bahwa bayi Anda pasti tidak tertular virus, namun meminimalkannya. Oleh karena itu, untuk memastikannya, dokter akan melakukan evaluasi status infeksi hepatitis B setelah 1-2 bulan dari suntikan terakhir. 

    Diskusikanlah permasalahan Anda dengan dokter kandungan yang memeriksa Anda secara langsung

    Silahkan baca tentang kehamilan dengan hepatitis B

    Semoga bermanfaat ya

    dr.Lili