Tanya Dokter

  • Nilai hematrokit 3% apakah normal?

  • Dok, hematrokit saya 31... Apakah itu normal..??

    Halo Euis......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk Anda, Hematokrit merupakan kadar sel darah merah di dalam darah. Kadar sel darah merah yang terlalu rendah ataupun terlalu tinggi dapat menjadi pertanda Anda sedang mengidap penyakit tertentu seperti anemia ataupun dehidrasi.

    Kadar hematokrit sendiri umumnya dinyatakan dalam satuan persen. Misalnya, hematokrit 20% berarti ada 20 mL saudara merah dalam 100 mL darah. Setiap manusia memiliki Rentang normal hematokrit yang berbeda - beda. Perbedaan ini didasarkan pada usia, jenis kelamin seseorang, dan tempat laboratorium pengujian.

    Pada orang dewasa perempuan, kadar hematokrit yang normal adalah 35% sampai dengan 45%. Jika dilihat dari kadar hematokrit hasil laboratorium yang Anda utarakan yaitu nilainya 31%, maka Kadarnya agak sedikit menurun/ rendah / di bawah nilai normal.

    Berikut ini beberapa hal yang dapat membuat kadar hematokrit menjadi rendah, diantaranya adalah : Anemia, pendarahan, leukimia, penghancuran sel darah merah, kekurangan gizi atau Malnutrisi, pengkonsumsian air yang berlebihan, kekurangan zat besi/ asam folat/ vitamin B12/ vitamin B6, gagal ginjal, kerusakan Sumsum tulang, dan lain sebagainya.

    Akan tetapi perlu Anda ketahui, bahwa mendiagnosa suatu penyakit, biasanya tidak berdasarkan hanya dari pemeriksaan laboratorium, dibutuhkan juga pemeriksaan yang lainnya seperti wawancara dan juga pemeriksaan fisik.

    Oleh karena itu kami menyarankan untuk mendiskusikan hasil laboratorium ini kepada dokter spesialis penyakit dalam, agar Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut kembali, sehingga akhirnya penyebab pasti yang menimbulkan konisi ini diketahui, dan penanganan yang tepat dapat segera diberikan.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda : 

    HEMATOKRIT

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati