Tanya Dokter

  • Pertanyaan seputar penyakit hepatitis B saya

  •  spidey
    Anggota

    Selamat pagi dok, Sy penderita hepatitis b, pria, umur 30 tahun. Tinggi 171 cm, bb 55 kg.

    Pertnyaan sy: 1. Olah raga apa sj yg bs sy lalukan untk ttap mnjaga stamina dan agr sistem kkebalan ttap baik? Klw push up dan lari pagi boleh kah dok? 2. Bolehkah sy mengkosnsumsi susu? 3. Apakah benar dengan mngkonsumsi teripang emas dpt mnyembuhkan hepatitis b? 4. Sy kadang mersa sakit, rasa tdk nyaman didaerah dada sy, lbih tepatnya dibgian bawah puting smpe dibgian bawah rusuk. Dan dsertai rasa pusing, loyo dan mengantuk. Apakh itu pngaruh hepatitis b sy atau gjala lain? Oh ya, sy juga punya skit maag dan asm lambung yg tinggi. 5. Apakh boleh sy brhubngan badan dgn istri sy 3x dalam seminggu? Atau hrus kurng dr itu?

    Terima kasih banyak atas jawabannya.

    Hai, Berbagai jenis olahraga tetap dapat dilakukan yang disesuaikan dengan kemampuan fisik, misalnya berenang, bersepeda, push up, maupun lari pagi. Perbanyak minum air mineral untuk mencegah dehidrasi saat berolahraga dan memiliki waktu istirahat yang cukup. Jika tidak ada riwayat alergi terhadap susu, maka susu masih dapat dikonsumsi. Penanganan hepatitis B dapat diberikan obat antiviral, interferon, maupun transplantasi hati jika kondisi organ hati sudah rusak cukup parah. Pada infeksi hepatitis B akut, tidak ada penanganan yang khusus. Disarankan untuk memiliki waktu istirahat cukup, nutrisi dan cairan yang cukup untuk membantu tubuh melawan infeksi. Jika Anda ingin mengkonsumsi teripang emas, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter yang merawat Anda. Bisa saja karena pengaruh sakit maag dan asam lambung, maka dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di daerah dada. Gangguan jantung, paru, atau kondisi stres/ cemas, juga dapat menimbulkan rasa nyeri di dada. Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab medis yang mendasari keluhan yang timbul. Gejala hepatitis B misalnya sakit perut, urin berwarna gelap, nyeri sendi, mual muntah, demam, kulit dan mata berwarna kuning. Hepatitis B dapat menular melalui cairan tubuh, seperti darah, cairan semen. Frekuensi 3 kali tetap diperbolehkan. Sebaiknya lebih diperhatikan untuk melakukan hubungan seksual yang aman seperti menggunakan kondom yang baru. Sehingga mengurangi risiko penularan infeksi hepatitis B terhadap pasangan seksual. Anda dapat membaca lebih lanjut halaman Hepatitis B   Semoga bermanfaat, dr. Jessica