Tanya Dokter

  • hepatitis b dan maag

  •  Spidey
    Anggota

    Selamat siang dok, sy pendrta hepatitis b dan maag, berat badan sy tdak ideal atau dgn kata lain sy trlalu kurus, bhkan mkn hari brat badan sy mkin mnurun, sy tlah konsul kedokter ahli gizi n ahli pnykt dalam didaerh sy tnggal, ksimpuln mreka brat badan sy kurng bs jd krna stres dan gangguan pencernaan. Pertnyaan sy: 1. apakah sy boleh meminum susu penggemuk badan (susu weightgain)? 2. adakh cara lain untk menggmukn badan selain minum susu pnggemuk badan? 3. Bolehkah sy menggemukn badan sy atau mmbuat brat badan sy ideal dgn mnimbang pnyakit yg sy derita?

    Terima kasih banyak atas jawabannya.

    Hai,

    1. Susu penggemuk badan umumnya mengandung protein tinggi dan laktosa. Anda dapat mengonsumsi susu penggemuk badan sebagai tambahan kalori untuk menambah berat badan, sepanjang Anda tidak memiliki gangguan toleransi laktosa. Namun perlu diingat bahwa susu tersebut merupakan makanan suplemen tambahan dan bukan pengganti makanan. Oleh karena itu Anda dianjurkan untuk tetap mengonsumsi makanan sesuai porsi dan frekuensi yang dianjurkan oleh dokter gizi. Bila Anda kesulitan untuk mengatur diet disertai tambahan susu penggemuk badan, Anda dapat kembali berkonsultasi dengan dokter gizi.
    2. Untuk menambah berat badan pada prinsipnya kalori yang masuk ke dalam tubuh harus lebih banyak daripada kalori yang dibakar saat beraktivitas. Untuk menambah berat badan dapat dilakukan dengan tips berikut ini:
      • Makan lebih sering, misalnya 5-6 kali sehari dengan porsi yang lebih kecil
      • Pilihlah makanan yang memiliki nutrisi tinggi
      • Tambahkan camilan sehat di antara waktu makan (jagung rebus, alpukat, salad sayur dll)
      • Mengonsumsi jus atau smoothies (jus buah yang ditambahkan susu/yoghurt)
      • Tambahkan kalori dalam makanan Anda (keju, telur dan sebagainya)
      • Istirahat dan tidur yang cukup
      • Mengelola stres dengan baik
    3. Tidak ada larangan untuk menambah berat menjadi berat badan ideal pada penyakit hepatitis B maupun maag. Namun sebaiknya tetap menjaga asupan makanan yang dikonsumsi dan menghindari jenis makanan yang terlalu pedas, asam, berlemak, makanan yang digoreng, serta makanan/minuman yang terlalu manis atau mengandung kadar gula tinggi. Perhatikan frekuensi makan Anda, jangan melewatkan waktu makan yang dapat memicu maag. Hindari makan terlalu kenyang karena hal ini juga dapat menyebabkan keluhan nyeri perut pada maag.
    Berikut laman artikel yang dapat berguna bagi Anda: Menambah berat badan menjadi lebih ideal Hepatitis B Maag Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman