Tanya Dokter

  • herpes yang tak diobati

  • Malam dok, saya berumur 16 tahun, setahun yang lalu saya mengalami herpes pada bagian perut sebelah kiri, tapi belum periksa ke dokter sampai sekarang, setelah gelembung-gelembung itu pecah sekarang menjadi seperti daging lebih dibagian perut itu, apakah ini berbahaya dok? Apa ini akan berkelanjutan?

    Maaf dok tolong kasih pendapat secepat nya

    Hai, Herpes zoster merupakan kondisi pada kulit akibat infeksi virus Varicella zooster. Virus ini merupakan virus yang sama dengan penyebab cacar air. Pada saat tubuh terkena cacar air, setelah cacar mereda maka virus ini akan 'berdiam' pada tubuh kita di dalam jaringan saraf, dan suatu saat virus ini dapat aktif kembali, menimbulkan bentol-bentol berisi air yang memanjang seperti jalur saraf yang disebut herpes zoster. Pengobatan herpes zoster secara umum bukan bertujuan untuk menyembuhkan, karena infeksi ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa diobati. Namun pengobatan pada kasus herpes zoster ditujukan untuk mempercepat kesembuhan dan mencegah terjadinya komplikasi. Berikut merupakan beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat herpes zoster yang tidak diobati :

    1. rasa nyeri yang hebat (post herpetic neuralgia)
    2. bekas penyembuhan lesi pada kulit, contohnya menjadi bercak putih pada kulit
    3. gangguan penglihatan, jika herpes terjadi dekat mata
    4. gangguan pada saraf
    5. dan lainnya
    Salah satu penyebab timbulnya benjolan seperti daging lebih pada bekas herpes  adalah akibat penyembuhan / bekas lesi yang tidak normal. Penonjolan ini dapat berupa :
    • keloid
    • bekas luka hipertrofik
    Anda dapat membaca mengenai keduanya di laman diskusi berikut : bekas luka tidak normal Namun, untuk mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan keluhan yang Anda alami tersebut sebaiknya Anda menemui dokter secara langsung. Dokter perlu untuk melihat dan memeriksa secara langsung bentuk lesi pada kulit Anda tersebut dan melakukan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk mengetahui apa penyebab tonjolan tersebut. Setelah penyebab diketahui maka saran penanganan yang terbaik dapat diberikan oleh dokter. Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari