Tanya Dokter

  • Apakah pengobatan bipolar saya harus kembali dilakukan?

  •  blinkblink
    Anggota

    usia saya 19th.. 3,5 th lalu saya mengalami kejang dengan intensitas yg lama selama beberapa waktu. sempat koma dan kluar masuk RS. Setelah EEG,CTScan,MRI dan sebagainya,hasilnya seizure attack, epilepsi. ketika saya pindah perawatan di rumah sakit yang berbeda, saya di minta untuk kontrol di poli jiwa dan saraf. dan setelah menjalani banyak uji tes, saya dinyatakan bipolar disolder. setelahnya saya diminta minum topamax selama 2th sampai dinyatakan bebas kejang. riclona untuk sakit kepala. dan kalxetin, fluoxetin sebagai depresan. tapi tidak lebih dari 1th saya menghentikan seluruh pengobatan. Saat ini, dalam beberapa bulan terakhir saya kesulitan untuk mengendalikan diri. pekerjaan saya terganggu. susah tidur, mendengar banyak suara bisikan,lihat pelangi, merasa terasing, mudah marah,menangis, sakit kepal,depresi dan beberapa percobaan bunuh diri yang gagal. dalam waktu dekat saya berencana untuk melanjutkan pendidikan, dan fakultas yang ingin saya ambil adalah psikologi. apakah kondisi psikologi saya akan menghambat? karena saya takut akan mengacaukan pendidikan saya lagi seperti saat sekolah dulu. menurut dokter,,apakah saya harus melanjutkan pengobatan saya kembali? Mohon bantuannya.. terima kasih.. Tuhan berkati..

    blinkblink  Dr. Liyadi
    Anggota

    Hi Saran saya adalah sebelum Anda mulai pengobatan lagi untuk memeriksakan diri ke dokter psikiater segera. Dengan demikian, dokter dapat menganalisa kondisi Anda dan tingkat keparahannya sebelum menentukan langkah pengobatan yang sesuai. Langkah pengobatan yang dulu belum tentu sama dengan langkah pengobatan yang cocok untuk Anda sekarang. Akan sangat membantu juga jika Anda memberitahukan hal ini pada anggota keluarga atau rekan dekat. Support dalam menghadapi kondisi ini serta dalam mengejar impian Anda untuk sekolah psikologi akan sangat berharga. Pengobatan pasti diperlukan jika Anda mulai mengalami perasaan-perasaan dan gejala-gejala yang berada di luar kemampuan Anda untuk mengontrolnya, seperti ingin bunuh diri, sedih dan putus asa. Jangan dibiarkan atau ditangani sendiri. Ingat lah bahwa kondisi mental sama dengan penyakit lain seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Akan memerlukan bantuan dokter untuk mencapai kondisi yang maksimal. Gangguan pada kejiwaan bukan untuk ditangani sendiri dan tidak perlu malu untuk meminta bantuan ahli medis. Berikut adalah laman yang membahas mengenai bipolar: Gangguan bipolar Semoga membantu. Dr Liyadi