Tanya Dokter

  • Air dingin dan hipertensi

  • Apakah benar menghilangkan kebiasaan minum air dingin setelah selesai makan bisa mencegah hipertensi dok??karena menurut info kalau minum minuman dingin terutama saat makan makanan berlemak tinggi maka akan menyebabkan lemak tersebut beku(ngendal) dan menempel di pembuluh darah kita sehingga lama kelamaan memicu hipertensi?mohon penjelasan lebih lanjut dok.

    berikut artikelnya http://bit.ly/1ERm9Iz

    Hai, Belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut. Segala makanan maupun minuman yang tertelan akan diproses di lambung kita. Setelah diproses lambung (kini dinamai sebagai "chyme" [baca "kim"]), chyme akan bercampur dengan enzim pankreas dan empedu. Enzim dan empedu ini akan memecah-mecah lemak tersebut sehingga lemak dapat diserap ke dalam darah. Sedangkan minuman dingin yang masuk ke dalam lambung, pada keadaan normal hanya akan melintas sejenak (tidak sampai 30 menit), dan telah habis terserap oleh usus; sehingga secara teoritis tidak akan cukup waktu hingga membuat lemak tergumpal (dan kalaupun tergumpal, panas tubuh kita akan membuatnya kembali mencair). Adapun asupan makanan berlemak tinggi secara berkepanjangan, akan menyebabkan kegemukan / obesitas yang secara potensial memang dapat menyebabkan hipertensi. Hipertensi (tekanan darah tinggi) terjadi karena mengecilnya pembuluh darah kita di seluruh tubuh, yang disertai dengan peningkatan jumlah cairan dalam tubuh kita. Pengecilan pembuluh darah, umumnya diatur oleh suatu hormon khusus yang dihasilkan oleh ginjal; sedangkan pengaturan jumlah cairan, juga diatur oleh ginjal. Asupan garam berlebihan, akan menyebabkan peningkatan jumlah cairan tubuh kita (karena garam mengikat air), dan kemudian memicu hipertensi. Meminum minuman dingin memang terasa lebih nikmat dan kita semenjak kecil memang sering dididik untuk tidak kebiasaan meminum air dingin oleh Dokter. Berikut adalah alasan-alasan yang umum:

    • Anak kecil sering mengalami radang tenggorokan, yang disebabkan oleh kuman yang menempel pada tenggorokannya. Kuman ini sering terdapat pada jajanan es yang kurang terjaga kebersihannya. Karena sulit mengontrol jajanan anak-anak, Dokter akhirnya melarang anak tersebut untuk makan es dengan alasan mencegah radang tenggorokan.
    • Minuman dingin dapat memicu sakit kepala, terutama apabila minuman tersebut sangat dingin. Hal ini disebabkan penyempitan sementara pembuluh darah besar yang memperdarahi otak, karena respons terhadap dinginnya minuman tersebut ketika melewati rongga mulut.
    • Minuman dingin dapat memicu sakit gigi, terutama pada mereka yang telah mengalami penurunan batas gigi-gusi (di batas ini tidak lagi terlindungi email - yaitu lapisan keras gigi), sehingga paparan dingin dapat secara langsung merangsang saraf gigi.
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma