Tanya Dokter

  • hipertensi dan preeklampsia

  •  Winda Kartika
    Anggota

    Selamat malam dok.. Seminggu yg lalu saya periksa ke dokter kandungan saya kata nya saya hipertensi dan terkena preeklampsia, menurut dokter yg menangani saya kata nya berbahaya dan harus segera melahirkan janin saya.. Kalau menurut dokter sendiri masih adakah cara lain agar saya masih bisa mempertahankan kandungan saya yg masih berusia 31 minggu? Mohon saran yg terbaik nya dok.. Dan juga gimana cara nya untuk tetap mempertahankan volume air ketuban karena air ketuban saya mulai berkurang?

    Hai, Pre-eklampsia merupakan gangguan kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi / hipertensi yang disertai kebocoran protein melalui air seni. Pre-eklampsia secara medis dibagi menjadi 2 golongan, yakni pre-eklampsia ringan dan pre-eklampsia berat. Pada kasus pre-eklampsia ringan, yaitu tekanan darah masih tidak terlalu tinggi dan kebocoran protein juga masih sedikit, penanganannya masih bisa mencakup pengobatan darah tinggi dan perbanyak istirahat. Namun, pada kasus pre-eklampsia berat, karena tingginya potensi bahaya baik pada Ibu maupun pada janin, maka jalan terbaiknya adalah mengeluarkan janin secepat mungkin. Adapun bahaya yang dapat terjadi pada Ibu antara lain:

    • Kejang / eklampsia
    • Stroke karena pecahnya pembuluh darah otak
    • Perdarahan pasca melahirkan
    • Kematian
    Sedangkan bahaya pada janin antara lain:
    • Bayi kecil
    • Cacat bawaan karena air ketuban sedikit berkepanjangan
    • Ari-ari lepas, sehingga janin tidak memperoleh darah
    • Keguguran
    Pre-eklampsia berat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menyediakan makanan guna tumbuh kembang janin, juga pembuluh darah yang memproduksi air ketuban. Itulah sebabnya, air ketuban yang tersorot melalui USG tampak berkurang. Air ketuban ini juga berfungsi untuk perkembangan janin. Terdapat beberapa usaha untuk menambah air ketuban:
    • Mengonsumsi banyak air
    • Beristirahat total di tempat tidur
    • Pemberian air ketuban dari luar (saat ini penelitian masih memperdebatkan manfaat prosedur ini)
    Mengenai penanganan kondisi Anda dan janin Anda, kami menganjurkan Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan (Sp. OG) Anda. Melalui pemeriksaan fisik berkala, pemeriksaan USG dan pemeriksaan rekam jantung janin (CTG), Dokter Anda dapat mengetahui kapan saat yang tepat untuk melahirkan bayi Anda atau justru mempertahankan kehamilan. Dengan perkembangan teknologi kedokteran yang semakin maju, bayi yang lahir prematur kini kemungkinan bertahan hidup dan berkembang laiknya bayi normal telah mendekati 100% pada usia kehamilan di atas 32 minggu, dan bahkan pada usia kehamilan di atas 28 minggu. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma