Tanya Dokter

  • cara mengatasi hipogonadisme

  •  achmadrfk
    Anggota

    Malam dok, dok saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi hipogonadisme? saya punya kenalan dia mengalami hipogonadisme padahal dia sudah berumur 17th. Terima Kasih dok

    Halo achmadrfk........

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Sekedar informasi untuk Anda, hipogonadisme merupakan suatu kondisi ketika hormon seksual yang dihasilkan kelenjar seksual ( pada pria disebut testis dan wanita disebut ovarium ) berada di bawah jumlah normal.

    Hipogonadisme atau kurangnya produksi hormon seksual ini tentu saja akan menyebabkan masalah. Pada pria, gejala yang dapat terjadi diantaranya adalah : pertumbuhan payudara yang tidak normal, lelah, sulit berkonsentrasi, berkurangnya massa otot, tubuh jarang ditumbuhi rambut, disfungsi ereksi, mandul, dan lain sebagainya.

    Sedangkan pada wanita, gejala yang dapat timbul diantaranya adalah : pertumbuhan payudara berjalan lambat atau bahkan tidak ada payudara sama sekali, menstruasi kurang atau tidak terjadi sama sekali, penurunan gairah seksual, hilangnya bulu - bulu pada badan, keluarnya cairan kental berwarna putih dari payudara.

    Untuk mengatasi Hipogonadisme pada pria, umumnya dilakukan melalui terapi penggantian testosteron dengan cara memasukkan testosteron buatan ke dalam tubuh untuk menutupi kekurangan hormon tersebut.

    Sedangkan pada wanita, penanganan Hipogonadisme umumnya dilakukan melalui pemberian hormon estrogen buatan dalam bentuk suntik, pil, atau koyo. Namun metode pengobatan ini berisiko memicu terjadinya kanker endometrial. Untuk menghindari hal ini, biasanya pemberian estrogen akan dikombinasikan dengan progesterone.

    Kami menyarankan kepada teman anda untuk menemui dokter spesialis Andrologi, dan mendiskusikan masalah ini, sehingga teman Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, dan akhirnya penanganan tepat dapat diberikan sesuai dengan kondisi teman Anda saat ini.

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati