Tanya Dokter

  • Hipotensi pada lansia

  • Dok, ayah saya berumur 77 th, bln lalu dirawat di RS krn infeksi paru-paru. Setelah kurang lebih 3 hri dirawat, kondisinya membaik tpi hanya dlm waktu 1 hr, setelah itu drop lagi. Saat ini beliau dirawat di rumah krn tidak mau dibawa berobat ke dokter lagi, sementara obat sudah habis. Yang dikeluhkan ayah saya saat ini adalah kepala pusing sehingga beliau hanya berani berbaring saja, saat ini tensi darah 90/70 padahal sebelum dirawat tensinya sempat 150/sekian & th 2013 pernah kena gejala stroke, tapi nafsu makan normal. Sejak sakit ini ayah saya tidak merokok & minum kopi. Yang saya tanyakan : sakit apakah ayah saya, Dokter? Bagaimana sebaiknya menindaklanjuti masalah ini, soalnua beliau menolak diajak ke dokter? Mohon saran & bantuannya, Dokter. Terima kasih sebelumnya.

    Halo, Lansia umumnya rentan terkena penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung, stroke. Membaca riwayat Ayah Anda yang pernah terkena stroke, kemungkinan Ayah Anda sebelumnya memiliki faktor-faktor risiko stroke (hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dll), yang berarti rentan terkena sakit jantung juga. Biasanya dokter akan meresepkan obat-obat untuk mengatasi faktor risiko tersebut, misalnya obat penurun tekanan darah, obat penurun kolesterol, obat untuk diabetes, pengencer, dll). Hipotensi atau penurunan tekanan darah merupakan keadaan yang dapat menujukkan adanya penyakit yang mendasarinya.Gejala-gejala yang dapat menyertai hipotensi adalah lemas, pusing, mau pingsan, pandangan kabur, jantung berdebar, keseimbangan terganggu. Riwayat penyakit perlu diketahui dari Ayah Anda. Apakah pernah didiagnosis pembesaran jantung sebelumnya? Apakah gejala pusing terjadi ketika berubah posisi dari berbaring ke berdiri? Apakah ada gejala lain seperti sesak napas, bengkak di kaki, batuk-batuk? Apakah ada obat lain yang diminum selain yang sudah habis dari RS? Apakah ada gejala pucat, lemas, dan kaki tangan yang dingin? Beberapa kemungkinan penyebab hipotensi (tekanan darah rendah) adalah:

    • hipotensi ortostatik, hipotensi yang terjadi pada saat posisi berdiri dari keadaan duduk atau berbaring
    • efek dari konsumsi obat hipertensi
    • kondisi lemah jantung/ gagal jantung
    • adanya perdarahan yang sedang berlangsung
    • dehidrasi
    • parkinson                                                                                                                 Solusi terbaik adalah tetap berusaha mengajak Ayah Anda ke dokter untuk diperiksa langsung karena penanganan hipotensi yang berbeda-beda, bergantung penyebabnya.  Dokter akan menanyakan riwayat gejala, melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan seperti tes darah, USG, rekam jantung, foto rontgen jika diperlukan.
    Langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh Ayah Anda:
    • Bangun dari tempat tidur ke berdiri secara perlahan-lahan
    • Hindari membungkuk
    Artikel ini dapat membantu: Hipotensi Semoga bermanfaat ya, dr.Miranti Iskandar