Tanya Dokter

  • Risiko tertular hiv aids

  •  Ari Prasetyo
    Anggota

    dok sy pernah clbk dengan pacar .... dan sy melakukan hub intim  itu sy lakukan sekitar 2 tahun yg lalu dan beberapa hr yg lalu sy mendapat kbr bahwa mantan sy meninggal akibat aids apakah sy  ada kemungkinan tertular dok dan bagaimana cara mengetahui secara spesifik

    Hai Ari, Ketika anda berhubungan intim tanpa pengaman dengan orang sudah sudah positif menderita HIV, kemungkinan penularannya bervariasi. Berikut saya lampirkan kemungkinannya:

    1. Sex anal pasif (yang dimasukkan) 138 per 10.000
    2. Sex anal aktif (yang memasukkan) 11 per 10.000
    3. Sex per vagina yang dimasukkan (wanita) 8 per 10.000
    4. Sex per vagina yang memasukkan (pria) 4 per 10.000
    Dari data di atas kemungkinan penularan HIV secara seksual sangat bervariasi, namun cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan penularan melalui transfusi darah. Untuk vonis anda menderita HIV atau tidak, tidak dapat langsung ditegakkan berdasarkan kejadian tersebut. Ada baiknya jika anda melakukan konseling terlebih dahulu, konseling yang khusus dilakukan untuk masalah HIV disebut dengan VCT(Voluntary Conseling and Testing). Untuk pemeriksaa HIV yang paling tepat/akurat dilakukan dalam 3 bulan setelah paparan pertama kali. Jika hasil yang didapatkan negatif dan anda merasa kurang yakin, tes berikutnya dapat dilakukan 3 bulan kemudian. Untuk gejala HIV dapt timbul namun dapat juga tidak ada gejala sama sekali. Jika gejala muncul maka gejalanya akan sangat mirip dengan flu. Gejala tersebut biasanya akan timbul beberapa hari sampai beberapa minggu, setelah itu gejalanya akan hilang dan pasien dapat hidup tanpa adanya gejala  sampai 10 tahun. Oleh karena itu gejala bukan merupakan tanda pasti anda mengidap HIV atau tidak. Jika anda pelaku seksual aktif ada baiknya anda melakukan pemeriksaan rutin meski anda tidak mengeluh adanya gejala sama sekali. Tips yang dapat anda lakukan untuk mencegah tertular dari penyakit HIV/AIDS adalah:
    • Menggunakan pengaman ketika anda melakukan hubungan seksual dengan orang yang anda curigai menderita HIV/AIDS
    • Memakai pelumas ketika anda melakukan hubungan seksual dapat mengurangi resiko terjadinya luka pada saat anda melakukan hubungan seksual sehingga menurunkan resiko tertular
    • Hindari penggunaan jarum suntik yang diyakini tidak steril dan jangan menggunakan satu jarum suntik dengan orang lain
    • Menerapkan perilaku seksual yang baik dengan tidak berganti-ganti pasangan.
    Anda dapat membaca artikel tentang HIV/AIDS di bawah ini: HIV/AIDS Terimakasih. Semoga membantu dr.Yosephine U L Simanungkalit