Tanya Dokter

  • Hubungan Kanker dan Thor

  •  andi212
    Anggota

    dok..kanker kan mutasi sel acak normal ke abnormal..nah skg sudah diketahui sebab utama evolusi sel kanker yang tidak hilang dinamakan Thor atau Testis-associated Highly-conserved Oncogenic long non-coding RNA.dan jika Thor ini dihancurkan,100% sel abnormal tadi dapat mati dan digantikan sel normal kembali.

    nah dengan ditemukan THOR ini apakah kanker 5-8 tahun dapat disembuhkan total tanpa perlu  pengobatan kemoterapi yg udah  jadul dok?

    dan skg sudah ada alat virtual reality untuk pasien agar dapat melihat langsung seluruh isi tubuhnya dan proses2 sel sel yg terjadi didalam tubuh langsung dapat dilihat dari alat itu. mirip2 alat scanner mata  E KTP

    nah kapan ya alat itu bisa diedarkan di indonesia ? bagaimana menurut dokter ?

    Hai Andi. Memang berdasarkan penelitian terakhir telah ditemukan bahwa THOR atau testis-associated  highly conserved oncogenic long non-coding RNA merupakan salah satu gen yang berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan kanker. Selain pada kanker, gen ini sendiri ditemukan dalam testis yang normal. Pada kanker, gen ini berperan dalam pertumbuhan sel kanker dimana jika ditemukan berlebihan maka akan mempercepat perkembangan sel kanker dan jika sebaliknya maka pertumbuhan kanker akan menurun. Sedangkan jika dihilangkan, maka sel akan bertumbuh dengan normal. 

    Berkat penemuan awal ini, tentunya menjadi tantangan bagi para peneliti untuk meneliti obat-obatan yang diharapkan memiliki target terapi pada gen ini. Tentu mengenai waktu kapan obat ini akan muncul dapat memakan waktu cukup lama. Dimana mereka membutuhkan penelitian lebih jauh tentang sifat dari gen ini, bagaimana menjadikannya target terapi serta tahapan untuk membuat obat sendiri cukup panjang. Dibutuhkan penelitian-penelitian yang jelas dan mendukung untuk mendapatkan hal ini. Sampai sekarang, kemoterapi masih menjadi pilihan utama sembari peneliti melakukan penelitian lain lebih jauh. 

    Sedangkan virtual reality sendiri di luar negeri memang ada dan mereka berguna untuk pengobatan kanker dimana untuk menilai sel kanker yang ada secara lebih detail, kemudian untuk menangani masalah psikologis dimana mempermudah terapi, untuk terapi dalam manajemen nyeri, dan membantu sistem pendidikan kedokteran. Mengenai kapan virtual reality ini ada di Indonesia ini tentu tidak dapat dikatakan kapan. Namun, bergantung dari kebutuhan masyarakat Indonesia apakah dengan adanya alat itu memang benar-benar membantu atau justru membebankan karena tentunya akan meningkatkan biaya dari kesehatan. 

    Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut. Semoga bermanfaat dan terima kasih. Salam, dr Alyssa