Tanya Dokter

  • Hamil dan khawatir tertular HIV

  •  Cici
    Anggota
    Dok saya mau bertanya, saya pernah melakukan kegiatan yg beresiko hiv, dan skrg saya sedang hamil 2 bulan, tp saya tidak merasakan tanda/gejala hiv, saya malu dan takut untuk tes hiv dok, bagaimana solusinya ?
    Terimakasih telah bertanya di Alodokter
    HIV/AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang yang kemudian menunjukkan gejala penurunan sistem kekebalan tubuh antara lain demam berkepanjangan, kelelahan terus menerus, berat badan turun, diare berkepanjangan, infeksi jamur di mulut dan tenggorokan, dan lain sebagainya. Gejala penyakit ini timbul secara bertahap dan seringkali membutuhkan waktu cukup lama (beberapa tahun) dari awal terinfeksi hingga timbulnya gejala.
    Sebaiknya anda memeriksakan diri anda ke klinik VCT yang umumnya ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Klinik ini memang dikhususkan untuk skrining dan penanganan terhadap penderita HIV/AIDS. Perlu anda ketahui bahwa semua identitas dan data hasil pemeriksaan bersifat SANGAT RAHASIA dan tertutup. Anda dapat terbuka dalam menceritakan mengenai kondisi anda kepada pemeriksa.
    Pemeriksa akan menyarankan anda melakukan tes darah untuk memastikan apakah anda terinfeksi HIV/AIDS atau tidak. Pemeriksaan HIV/AIDS yang dimaksud berupa Rapid test, yaitu dengan memeriksa antibodi (kekebalan) terhadap HIV yang dihasilkan oleh tubuh seseorang apabila terinfeksi HIV.  Pemeriksaan ini dianjurkan untuk dilakukan 3 bulan setelah hubungan seks beresiko.
    Penanganan lebih awal akan memberikan efek yang lebih maksimal. Selain itu apabila diketahui lebih awal, dapat dilakukan tindakan pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu ke janin yang dikandung dengan terapi antivirus.
    Anjuran yang dapat anda lakukan dirumah :
    -Kelola stress dengan baik. Stress bisa jadi pemicu ketidakseimbangan hormon.
    -Makan sehat dan bergizi
    -Konsumsi suplemen zat besi dan asam folat
    -Hindari konsumsi alkohol dan rokok
    -Minum air minimal 3liter/hari
    -Beristirahat cukup minimal 8 jam/hari
    -Rutin melakukan kontrol kehamilan (Antenatal Care)
    -Melakukan hubungan seks yang aman dan tidak berganti-ganti pasangan.
    -Menggunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mencegah penularan
    Berikut artikel terkait HIV/AIDS
    Semoga bermanfaat
    Salam, dr. Natalia