Tanya Dokter

  • Sulit konsentrasi dan sering menyakiti diri

  •  grandpn
    Anggota

    Selamat siang Tim Alo Dokter

    Saya seorang mahasiswa tingkat akhir di sebuah PTN di Depok, usia 21 tahun menjelang 22 tahun. Sebelumnya terimakasih atas kesediannya menjawab pertanyaan saya.

    Saya saat ini sedang berusaha mengenali problem yang terjadi ke pada diri saya

    Semenjak kecil hingga saat ini, saya sangat sulit untuk konsentrasi dan menangkap pesan lawan bicara saya. Baik ketika sesi kelas belajar atau berinteraksi dengan orang lain. Semisal, ketika seseorang sedang menjelaskan tentang komposisi sebuah makanan, saja justru mengkhayalkan hal lain semisal seandainya saya bisa berwisata ke suatu tempat atau memikirkan masalah masalah saya yang lain. Begitupula ketika ditanya tempat alamat tinggal saya, saya justru merespon dengan jawaban lain semisal alamat kampus saya. Hal ini amat sering terjadi. Karena hal inilah saya sering diejek dan sejujurnya saya merasa tidak nyaman.

    Saya juga sering mengaggap diri saya rendah, tidak bisa, takut menghadapi persoalan dan seringkali lari dari persoalan. Saya takut diabaikan, dan seringkali tidak tahan dengan kritik dan masukan dari orang lain, yang karenanya saya seringkali menyakiti diri saya sendiri ketika dikritik, tidak memenuhi ekspektasi saya atau orang lain atau gagal melaksanakan suatu pekerjaan.

    Hal yang sering terjadi berikutnya, saya terkadang bisa memberikan perhatian, terlihat sabar dan baik, suka membantu, dan sifat positif lainnya. Hal ini disampaikan beberapa kali oleh teman saya. Tetapi begitu terkena kritik atau masukan dari teman atau orang tua, saya melampiaskannya ketika di rumah dengan orang tua atau adik saya. Saya langsung bersifat agresif di rumah dan sering marah. Meski saya menyadari maksud dari kritik tersebut baik setelah saya bersifat agresif tadi.

     

    Saya juga sering mengemudi secara ceroboh, boros, mengerjakan hal yang tidak prioritas, dan sering mengalami perubahan suasana hati yang tak menentu selama berbulan bulan. Beberapa kali saya menganggap "kayaknya kalau tidak ada gw di dunia ini, bakal aman aman aja deh" dan beberapa kali terpikir bunuh diri.

    Dari rangkaian kejadian di atas, yang ingin saya tanyakan, apakah saya mengalami gangguan kesehatan mental? kalau iya, termasuk di ganggaun kesehatan mental bagian aman?

    Apakah saya disarankan untuk menemui psikolog/psikiater?

     

    terimakasih banyak atas jawaban yang diberikan tim DokterAlo

    Halo grandpn.....

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Dari semua yang telah Anda uTarakan, kemungkinan kondisi Anda mengarah ke yang dalam dunia medis disebut sebagai Borderline personality disorder ( BPD ), atau gangguan kepribadian ambang, dimana hal ini merupakan sebuah kondisi yang muncul akibat terganggunya kesehatan psikologi seseorang.

    BPD dapat menimbulkan gangguan fungsi seseorang menjalakan kehidupan sehari-hari, Serta hubungan intrapersonal dengan sekitarnya. Gangguan ini umumnya muncul pada periode menjelang usia dewasa, namun dapat juga membaik seiring bertambahnya usia.

    Penderita BPD dapat memiliki perasaan takut ditinggalkan, ditolak, cemas, marah, merasa tidak berarti, dan kecenderungan menyakiti diri sendiri maupun orang lain. Tindakan impulsif, perubahan mood yang sering terjadi, serta rendahnya percaya diri dapat menyebabkan penderita kesulitan mempertahankan hubungan yang berkomitmen dan bertahan lama.

    Untuk mengetahui dengan pasti apakah memang Anda menderita BPD atau gangguan psikologis yang lain, maka kami sangat menyarankan untuk segera menemui dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikiater, dan mendiskusikan masalah ini, agar dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

    Jika memang suatu BPD, maka pengobatan yang utama adalah melalui psikoterapi, di mana hal ini bermaksud untuk membantu penderita memiliki hidup yang lebih stabil dan mengarahkan aspek kehidupan menjadi lebih baik. Psikoterapi juga bertujuan membantu penderita BPD dalam mengatur Sisi - Sisi emosi yang membuat dirinya tidak nyaman, mengenal dirinya sendiri, serta mengendalikan perasaanya terhadap diri sendiri dan orang lain.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    GANGGUAN MENTAL

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati