Tanya Dokter

  • Cara mengatasi Iliotibial Band Syndrome (ITBS)

  •  sugianto93
    Anggota
    selamat siang dok. Saya mw tanya. Bisakah Iliotibial Band Syndrome (ITBS) disembuhkan. Bagaimna caenya??
    sugianto93  dr. Devika Y
    Dokter

    Halo Sugianto,

    Iliotibial band syndrome merupakan suatu kondisi iritasi dan peradangan pada ligamen / jaringan ikat dari tulang panggul ke tulang kering yang sering dialami oleh pelari. ITBS terjadi akibat over use dair lutut atau lutut sering dibengkokkan dan diluruskan sehingga terjadi peningkatan tekanan dari ligamen tersebut.

    ITBS bisa menimbulkan gejala berupa nyeri pada lutut yang semakin lama semakin berat, lutut seperti berbunyi klik, kemerahan dan nyeri pada kaki. Untuk mendiagnosis ITBS, dokter bisa melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dan bila perlu penunjang misalnya rontgen.

    Penanganan ITBS akan disesuaikan dengan kondisi pasien, misalnya dengan antinyeri, antiinflamasi, kortikosteroid oral dan injeksi, serta fisioterapi bila perlu. Jika ITBS terjadi secara berulang atau tidak berespon terhadap obat oral dan injeksi, maka opsi operasi bisa dipertimbangkan meskipun jarang sekali dilakukan. Umumnya ITBS bisa membaik dalam waktu 6 minggu.

    Apabila Anda mengalami gejala ITBS, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter supaya bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan Anda bisa diberikan penanganan yang tepat ya. Beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

    • Istirahatkan kaki Anda, usahakan untuk tidak berlari atau berjalan jauh selama masa penyembuhan
    • Kompres dingin pada bagian yang nyeri
    • Gunakan alas kaki yang nyaman
    • Oleskan obat pereda nyeri topikal bila perlu
    • Konsumsi pereda nyeri bila perlu
    • Jika olahraga, lakukan pemanasan dan pendinginan yang memadai
    • Lakukan olahraga ringan terlebih dahulu pasca sembuh dari ITBS, dan bisa ditingkatkan secara perlahan dan bertahap

    Berikut ini artikel yang berhubungan dengan topik pertanyaan Anda:

    Iliotibial band syndrome

    Terimakasih dan semoga membantu,

    dr. Devika Y