Tanya Dokter

  • Penis luka karena oral seks

  • Dok saya 20 thn, saya mau nanya.. Suami saya dapet kayak penyakit infeksi di bagian kelamin gitu Tapi anehnya saya ga dapet dok, tapi dia dapet infeksi itu seminggu setelah kita berhub dok Tapi kita sempat oral sih bukan dia yg oral tapi saya yg oral ke dianya waktu kita berhub Tapi sebelumnya aku juga pernah kena infeksi 2bln lalu tapi itu krna aku pikir udah selesai mens tapi ternyata masih ada sisah mens dan kita berhub.. Tapi waktu itu cuman akunya yg berobat dan dia engga waktu itu aku suruh dianya berobat tapi kata dia, dia ga berasa sakit dan kena infeksi Itu gmna ya dok? Itu sakit yg udah kejangkit 2 bulan lalu apa krna oralnya atau krna apa dok? Aku bingung

    Hai, Sayang sekali tidak dijelaskan bagaimana bentuk infeksi yang dialami oleh suami Anda. Setiap penyakit memberikan gejala yang berbeda-beda dan cara penanganannya pun akan berbeda pula. Pada dasarnya penyakit menular seksual merupakan infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual dan kontak cairan tubuh. Penularan melalui seks oral dapat saja terjadi, bila terdapat luka pada mulut sehingga terjadi kontak cairan tubuh antara keduanya. Perlu diingat bahwa masa inkubasi penyakit menular seksual dapat berlangsung cukup panjang. Masa inkubasi adalah jangka waktu antara terjadinya infeksi hingga timbulnya gejala. Sebagai contoh, pada penyakit Sifilis masa inkubasi dapat berlangsung hingga 90 hari (3 bulan). Artinya bila infeksi terjadi sekarang, bisa saja gejalanya baru muncul 3 bulan kemudian. Selain itu beberapa penyakit menular seksual dapat tidak memberikan gejala sama sekali, misalnya pada penyakit Gonore 10% pria dan 50% wanita yang terinfeksi dapat tidak mengalami gejala apapun, sehingga infeksinya seringkali tidak disadari. Untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami sebaiknya suami Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti tes darah, tes cairan penis dan sebagainya. Sebaiknya Anda dan suami berobat bersama-sama, untuk menghindari terjadinya efek ping-pong (kembali saling menularkan). Berikut laman artikel dengan topik yang terkait: Penyakit menular seksual Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman

    Vanessa Claudia  Vanessa Claudia
    Anggota

    Makasih dok atas keterangannya ❤️