Tanya Dokter

  • Solusi atasi sakit pinggang pada penderita infeksi ginjal kronis

  • Halo dok, saya baru 2 minggu keluar dari rumah sakit. Karena infeksi ginjal kronis dok, sebenarnya saya tidak harus MRS. Tp dikarenakan perut saya panas dan saya mual2 sehabis minum obat yang diberikan oleh dokter umum akhirnya saya dibawa ke rs. Ternyata saya alergi obat, dan ada 4 obat yang saya alergi sampai sesak nafas, gatal dan mual. Namun ada 1 yg efeknya tidak sampai sesak hanya mual saja yaitu antibiotik cefixion. Saya rutin kan minum itu namun hanya sampai 3 hari stlh kluar rs. Sya d suruh kontrol lg dok, tp krn masalah biaya, akhirnya saya tes sendiri di lab klinik kebetulan saya mahasiswa analis. Waktu pemeriksaan sedimen urin disitu saya melihat banyak sekali leukosit dan terdapat silinder leukosit. Yang saya tanyakan, padahal setelah cek usg yg pyelonefritis adl ginjal kiri saya. Tp yg sering sekali sakit mendadak adalah perut bagian kanan atau area pinggang. Sakitnya melebihi dr sakit yg sbelah kiri dok. Ttpi wktu d usg ginjal kanan saya normal. Kira2 kenapa dok? Maaf dok terlalu berbelit2.terima kasih sebelumnya.

    Hai,

    Nyeri pinggang kanan pada perempuan bisa disebabkan oleh ketegangan otot punggung, kelainan lengkung tulang belakang, infeksi ginjal kanan, batu ginjal kanan, saraf terjepit, pengapuran tulang, kista ovarium, radang panggul dan endometriosis.

    Pemeriksaan urin yang memperlihatkan sel-sel darah putih kemungkinan menandakan infeksi atau peradangan di sepanjang saluran kemih, yaitu mulai dari ginjal (kiri dan kanan), ureter, kandung kemih sampai urethra. Adanya silinder-silinder leukosit lebih mengarahkan kemungkinan permasalahannya adalah di ginjal, terutama di glomerulus (jaringan penyaring utama di ginjal). Gangguan di tingkat glomerulus sangatlah kecil dan karena itu tidak dapat memperlihatkan kelainan melalui USG. Gangguan glomerulus dapat dideteksi melalui pemeriksaan urin dan biopsi ginjal.

    Untuk memastikan penyebab keluhan Anda, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter / Ahli Penyakit Dalam (Sp. PD). Mungkin diperlukan pemeriksaan USG ulang, CT-Scan, pemeriksaan urin hingga biopsi untuk menunjang diagnosis. Setelah penyebabnya jelas, barulah penanganan yang tepat bisa diberikan.

    Sementara waktu, Anda sebaiknya minum banyak air (sekurangnya 2 liter per hari) dan menghindari menahan BAK. Bersihkan area kelamin dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya kuman dari vagina/anus ke dalam saluran kemih. Minum parasetamol jika nyeri amat mengganggu (pastikan Anda tidak alergi terhadap obat parasetamol; konsultasikanlah ke Dokter apabila Anda alergi terhadap parasetamol dan memerlukan obat pereda nyeri).

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma