Tanya Dokter

  • Infeksi HPV

  •  Sunarni
    Anggota
    Selamat malam, Assalamualikum wr.wb.... Saya tlah melakukan papsmear dan hasilnya : Kategori umu : negatif lesi intraepitelial/keganasan Kesimpulan : mikroskopos sediaan hapus terdiri dari sel sel superfisial,intermediate,metaplasia squamous dan parabasal.Juga sel sel dengan koilositosis dengan latar belakang banyak sel sel radang PMN. Tidak tampak sel ganas Negative for intraepithelial lesikn malignancy (NILM) Radang supuratif dan ciriga infeksi HPV Saran : konsultasi dok,kontrol 6 mimggu,pemeriksaan lanjutan HPV-DNA dan mendapat obat simflox 500 ciprofloxacin 500 mg Dok....mohon penjelasan dan apakah berisiko serviks.....terima kasih...

    Halo Sunarni, 

    Terima kasih atas pertanyaannya, 

    Paps Smear merupakan salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi dini adanya kanker Serviks. Kanker Serviks merupakan kanker terbanyak nomor dua setelah kanker payudara pada wanita. Angka kejadiannya masih sangat tinggi sehingga banyak sekali program-program dari pemerintah  atauun institusi swasta lainnya yang menggalakkan program deteksi dini kanker tersebut. Kanker Serviks merupakan kanker yang dipicu oleh adanya infeksi HPV (Human Papiloma Virus) yang ditularkan melaui infeksi menular seksual.

    Beberpa faktor resiko terjadinya kanker serviks adalah sebagai berikut:

    1. Sering berganti pasangan untuk melakukan hubungan seksual. Tertularnya virus HPV melalui hungan seksual dengan seseorang yang mengidap infeksi HPV sebelumnya.
    2. Adanya faktor keturunan
    3. Merokok
    4. Adanya hubungan seksual di usia dini
    5. Riwayat banyak melahirkan.
    6. Sistem kekebalan tubuh yang rendah. Hal ini menyebabkan seseorang sangat mudah terinfeksi berbagai macam virus dan bakteri termasuk virus HPV ini.
    7. Adanya riwayat penggunaan pil KB lebih dari 5 tahun.

    Ada tidaknya faktor resiko seperti di atas, seorang wanita sangat disarankan untuk melakukan deteksi dini dari kanker serviks.  Pada usia 30-65 tahun disarankan dilakukan 5 tahun sekali, namun jika ada kondisi tertentu dapat dilakukan setiap setahun sekali. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan seringnya dilakukan pemeriksaan ini karena tergolong pemeriksaan yang cukup simple. Adapun beberapa keluhan yang perlu diperhatikan jika seseorang mengidap adanya kanker serviks sebagai berikut:

    1. Adanya keputihan yang tidak wajar. Adanya cairan yang keluar dari vagina dengan warna unging, hijau, putih, cokelat atau bahkan disertai dengan darah.
    2. Adanya keluhan nyeri saat berhubungan seksual
    3. Adanya siklus menstruasi yang berlebih, biasanya perdarahan yang terjadi sangat banyak dan darah yang keluar pun berbeda dengan darah menstruasi biasanya.

    Pada kasus Anda, didapatkan hasil bahwa disebutkan tidak tampak sel ganas dan didapatkan peradangan dengan adanya cairan yang keluar diduga kuat ada infeksi bakteri sehingga diberikan pengobatan berupa antibiotik. Namun, adanya infeksi dari HPV belum dapat disingkirkan  karena kemungkinan terjadinya hasil yang false negatif (kemungkinan positif) bisa saja terjadi akibat tertutup oleh keputihan yang ada. sehingga perlunya pemeriksaan ulang  dilakukan dan kontrol 6 bulan setelahnya. Semua wanita beresiko terjadi kanker serviks, dengan langkah Anda melakukan pemeriksaan paps smear merupakan hal yang benar. Selain itu, perlunya evaluasi ulang selanjutnya dibutuhkan  untuk  menilai terapi yang sudah Anda lakukan dan yang terpenting adalah keluhan yang Anda rasakan sudah berkurang atau tidak. Dengan demikian, sangat disarankan untuk kembali ke dokter Anda untuk kontrol kembali sesuai dengan instruksi dokter Anda. Tetap menjaga nutrisi yang cukup dan seimbang serta menjalani pola hidup sehat untuk mencegah berbagai macam penyakit. 

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermafaat.

    Salam, dr. Tiwi