Tanya Dokter

  • ISK sering kambuh saat Hamil

  •  Fia2011
    Anggota

    Siang dok, Saya wanita usia 23 th. Saya memiliki riwayat Infeksi Saluran Kemih (ISK) saat usia 20 tahun melalui tes urin. Saya baru saja menikah dan sekarang hamil 10 minggu. Dalam kehamilan saya, ISK yang dulu saya alami sekarang ini sudah 3 kali kambuh, kencing berdarah, badan meriang, nyeri panggul, dan nyeri di bag.perut bawah. Saya sudah mengkonsumsi air putih secara rutin sesuai saran bidan saya, dan tidak ada hasil. Beberapa hari terakhir, saya kesakitan saat buang air kecil. Apakah ISK yang saya alami ini berbahaya untuk kehamilan saya Dok? Terima kasih

    Halo, Infeksi saluran kemih, merupakan suatu proses infeksi yang terjadi pada saluran kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, hingga ke uretra. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh karena bakteri. Pada wanita hamil, terdapat kemungkinan mengalami ISK lebih tinggi, akibat perubahan hormonal pada saluran kemih. Ureter menjadi lebih lebar, peningkatan volume kandung kemih, tonus ureter dan kandung kemih yang menurun, menyebabkan urin menjadi stasis. Stasis urin ini merupakan salah satu predisposisi terjadinya ISK. Infeksi saluran kemih pada dasarnya merupakan infeksi yang dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, akan tetapi jika dibiarkan tanpa pengobatan, dapat menimbulkan komplikasi ISK seperti infeksi ginjal. Berikut komplikasi ISK yang tidak ditangani pada ibu hamil:

    • Berat bayi lahir kurang
    • Kelahiran prematur
    • Hipertensi atau preeklamsia
    • Anemia
    • Radang pada amnion (cairan ketuban)
    ISK pada ibu hamil, dapat muncul sebagai bakteriuria asimtomatik, sistitis akut, atau pielonefritis. ISK ini harus segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi ibu hamil dan juga janinnya. Jika Anda masih mengalami gejala demam, buang air kecil berdarah, nyeri panggul, dan nyeri perut bawah, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menambahkan pemeriksaan tambahan yang diperlukan seperti pemeriksaan darah dan urin, kemudian menentukan pengobatan yang tepat. Pengobatan ISK dilakukan untuk mengatasi kuman atau bakteri penyebab dan mengurangi keluhan atau gejala yang dirasakan. Dalam hal ini digunakan antibiotik yang tepat, obat-obatan anti radang, anti nyeri dan penurun demam. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah ISK:
    • Minum air putih minimal 2 liter dalam sehari
    • Menjaga kebersihan baju dalam
    • Menjaga kebersihan daerah sekitar muara saluran kemih
    • Tidak menahan rasa ingin buang air kecil
    Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha

    Fia2011  Fia2011
    Anggota

    Trimakasih Dokter, hari ini saya sudah berkunjung ke SpOg dan diberikan obat Cefixime, Urinter, dan Mefinter