Tanya Dokter

  • Infeksi paru-paru dengan gejala batuk berdahak secara berkepanjangan, sesak napas, dan nyeri punggung

  • siang dokter. dok kemarin nenek saya periksa terus, kata dokternya nenek saya terkena infeksi paru-paru, dapat obat ambroxol, fenicim, faroxal, amoxsilin, terus keluhannya itu batuk lama, berdahak, sesak dan nyeri punggung. sebenarnya nenek saya sakit apa dok, apa nenek terkena TBC dok?

    Halo,   Untuk memperjelas apakah nenek Anda terkena TBC maka pemeriksaan fisik, tes dahak, tes mantoux dan foto rontgen akan diperlukan untuk menunjang semua diagnosa TBC. Jika membaca jenis obat yang diberikan berarti dokter yang memeriksa nenek Anda tidak mencurigai adanya TBC pada nenek Anda. Infeksi paru paru memiliki arti bahwa terjadi infeksi akibat virus / bakteri dll pada paru seseorang. Infeksi paru belum tentu dikarenakan kuman TBC namun TBC merupakan salah satu jenis infeksi paru. Infeksi paru  yang menyerang nenek Anda bisa berupa :

    1. Bronkitis.
    2. Bronkiektasis
    3. Pneumonia
    4. Bronkopneumonia
    5. TBC
    6. Asma.
    7. dll
    TBC merupakan penyakit paru yang disebabkan kuman Micobacterium tuberkulosis dan ditandai dengan gejala :
    1. Batuk berdahak > 2 minggu.
    2. Penurunan berat badan.
    3. Demam ringan.
    4. Keringat lebih banyak pada malam hari.
    5. Batuk berdarah.
    6. Sesak nafas jika terjadi kerusakan paru yang parah.
    7. Dada yang terasa nyeri jika batuk.
    8. dll.
    Tanyakan secara seksama kondisi kesehatan nenek Anda kepada dokter yang memeriksa. Jika dicurigai adanya kemungkinan infeksi TB maka periksakan kondisi nenek Anda secara seksama melalui tes darah, tes dahak, tes mantoux dan rontgen jika perlu. Penanganan TBC adalah dengan memberikan regimen antibiotik khusus untuk TBC selama 6 bulan penuh tanpa adanya interupsi. Regimen pertama obat TBC di Indonesia saat ini adalah 2RHZE + 4 RH. Maksud dari 2 RHZE adalah selama 2 bulan pasien mendapat terpai 4 jenis obat antibiotik yang terdiri dari Rifampisin, INH, Pyrazinamid dan Ethambutol. Sementara 4 RH artinya adalah setelah 2 bulan RHZE selesai langsung dilanjutkan dengan pengobatan 4 bulan Antibiotik Rifapisin dan INH saja. Pencegahan bisa dilakukan dengan imunisasi BCG, yang merupakan salah satu imunisasi wajib di Indonesia. Semoga membantu.   dr. Yusi