Tanya Dokter

  • ISPA pada balita

  • Dear dokter, saya adriana ibu 1 anak berumur 1 tahun 4 bulan di wilayah palembang, mo tanya dok, berkaitan dgn sakita anak sy yg telah flu, dan batuk selama lebih dr 4 hari krn sekarang ditempat saya bencana kabuta asap sudah berjalan 4 minggu lebih, anak say semenjak 4 harian lalu sudah mulai flu, disertai batuk dengan tarikan yg dalam ketika batuk tp tdk disertai demam, dan anak masih aktif, apakah ini gejala ispa dok? Kemudian bila ispa, bagaimana perawatn dan tindakan saya dirumah dok, saat ini anak, saya beri obat batuk pilek biasa, mohon penjelasannya dok.

    Teeimakasih atas jawabannya sebelumnya

    Dear Ibu Adriana, Dari gejala yang ibu jelaskan diatas kemungkinan memang anak ibu menderita ISPA. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang paling sering ditemui pada anak-anak karena umumnya sistem pertahanan tubuh anak masih rendah. ISPA memang dapat ditularkan melalui pencemaran udara seperti kabut asap yang terjadi di kota Anda. Secara umum efek pencemaran udara tersebut menyebabkan pergerakan rambut-rambut halus (silia) hidung menjadi lambat atau bahkan berhenti akibatnya tidak dapat membersihkan saluran nafas akibat iritasi oleh bahan pencemar, sehingga menyebabkan produksi lendir meningkat penyempitan saluran nafas dan rusaknya sel pembunuh kuman, hal ini yang memudahkan terjadinya infeksi saluran pernafasan. ISPA terdiri dari: 1. Infeksi saluran pernafasan bagian atas sebagian besar disebabkan oleh virus. Yang termasuk ISPA atas antara lain

    • Radang tenggorokan (faringitis akut) sebagian besar disebabkan oleh virus, gejalanya : sakit saat menelan disebabkan pembengkakan ringan pada faring serta pembesaran tonsil, batuk dapat disertai dengan demam. Pengobatannya bersifat simptomatik (jika diperlukan) seperti obat batuk yang dijual bebas, obat penurun demam, dianjurkan untuk banyak minum air putih
    • Influensa (selesma) hampir sama dengan radang tenggorokan, sebagian besar disebabkan oleh virus, gejalanya: jika ringan biasanya tidak diikuti dengan demam, batuk, pilek dan hidung tersumbat. Pengobatannya juga bersifat simptomatik (diberikan jika muncul gejala)
    • Sinusitis merupakan infeksi yang disebabkan oleh  bakteri , virus, alergi, atau penyebab lain seperti polip, gejalanya hidung tersumbat, keluarnya sekret bening atau berwarna dari hidung, nyeri tekan di daerah pipi atau wajah, nyeri kepala, biasanya disertai demam tinggi. Pengobatan yang diberikan bergantung pada penyebabnya.
    2. Infeksi saluran pernafasan bagian bawah antara lain :
    • Pneumonia (radang paru-paru) merupakan penyakit yang serius, penyebab terbanyak adalah infeksi oleh bakteri, gejala yang perlu diperhatikan adalah jika nafas anak menjadi dalam (adanya tarikan ke dalam dari dinding dada bagian bawah) dan cepat (> 40x/menit). Gejala lainnya berupa demam tinggi, batuk, nafsu makan berkurang.
    • Bronkiolitis penyebab terbanyak adalah oleh virus, gejalanya berupa batuk, tarikan ke dalam dari dada bawah dan yang khas adalah muncul suara mengi pada saat membuang nafas (ekspirasi).
    Perlu diperhatikan apakah nafas anak Anda menjadi lebih cepat dari biasanya dan saat bernafas apakah diikuti dengan tarikan ke dalam dari dinding dada? Jika Anak anda masih tergolong aktif, tidak demam, mau makan dan minum, pertolongan yang dapat dilakukan dirumah seperti :
    • Beri asupan makanan yang bergizi mengandung buah-buahan dan sayuran untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak.
    • Tetap berikan ASI atau sufornya dan berikan banyak minum air putih
    • Anda dapat memberikan obat batuk dan pilek yang dijual bebas di apotik sesuai dengan takaran dosis yang dianjurkan pada kemasan.
    • Usahakan lingkungan tempat tinggal yang sehat seperti ventilasi cukup, cahaya memadai, tidak berasap.
    • Gunakan masker atau penutup mulut dan hidung untuk mencegah infeksi yang lebih berat.
    • Perlu diperhatikan jika selama perawatan dirumah keadaan memburuk seperti batuk yang semakin hebat, nafas anak menjadi lebih cepat dari biasanya disertai tarikan ke dalam dari dinding dada, tidak mau makan minum, cenderung lebih rewel disertai dengan demam segera bawa ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih tepat.
    Demikian penjelasan yang diberikan, semoga dapat membantu dr. Rievia

    felicia adriana  felicia adriana
    Anggota

    Terimakasih dok, atas jawabannya sangat membantu semoga ibu ibu yg turut merasakan penyakit ini dpt terbantu pula, semoga bencana asap segera berakhir. Amin