Tanya Dokter

  • letak plasenta di bawah dan detak jantung sudah tidak ada di usia kehamilan 13 minggu

  • Dear Dokter,

     

    3 bulan lalu sy mengalami keguguran UK 13w. pas kontrol rutin, USG, detak jantung sudah tidak ada. Pas awal kehamilan dokter memberitahu kalau letak plasenta janin ada dibawah, dan sampai periksa terakhir masih di bawah.

    Untuk case seperti sy ini, kira-kira apa yah Dok penyebabnya? Apakah karena kelainan letak plasenta? atau ada parasit toxo?

    Kalau ada parasit toxo di Ibu hamil muda, itu tanda-tandanya apa yah Dok?

     

    Terimakasih atas jawabannya, Dok..

     

    Ira (27)

    Halo Ibu Irawati, 

    Turut berduka atas keguguran yang Anda alami, tetaplah sabar dan berpikiran positif agar Anda tetap sehat dan dapat memulai program kehamilan kembali. 

    Keguguran adalah berakhirnya kehamilan/kematian bayi sebelum usia kandungan 20 minggu. Sebagian besar penyebabnya belum diketahui secara pasti. Diduga terdapat gangguan kromosom yang mengakibatkan janin tidak dapat bertahan hidup. Namun ada beberapa faktor resiko yang diduga dapat meningkatkan resiko keguguran, diantaranya:

    Usia ibu semakin tua, dapat meningkatkan resiko keguguran.

    Kesehatan ibu, misalnya hipertensi tidak terkontrol, lupus, dll atau pengaruh infeksi seperti TORCH (toxoplasma, rubella, sitomegalovirus dan herpes)

    Kelainan bentuk/struktur rahim, leher rahim lemah, sindroma ovarium polikistik

    Ketidaknormalan pada kehamilan, misalnya kelainan plasenta

    Konsumsi obat-obatan yang berefek buruk pada janin, misalnya retinoid, antibiotik tertentu atau OAINS

    Ibu yang merokok dan konsumsi alkohol

    dll

     

    Karena banyaknya kemungkinan, sulit sekali untuk menentukan penyebab keguguran yang Ibu alami. Bisa saja karena kelainan plasenta, tetapi masih mungkin akibat dari hal lainnya. 

    Toxoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Umumnya orang sehat yang terinfeksi toxoplasmosis gejalanya tidak spesifik bahkan tidak bergejala. Sekali terinfeksi, orang tersebut akan memiliki kekebalan seumur hidup. Tetapi pada keadaan tertentu seperti ibu hamil atau orang dengan imun rendah seperti orang dengan HIV/AIDS, orang yang dalam kemoterapi atau konsumsi obat imunosupresan, toxoplasmosis bisa menyebabkan penyakit yang serius. Pada ibu hamil, toxoplasmosis dapat menyebabkan cacat janin atau keguguran. 

    Untuk mengetahui hal ini, Ibu bisa mengeceknya dengan pemeriksaan TORCH yang sudah tersedia di laboratorium yang lengkap, tentunya dengan rujukan dokter spesialis kandungan. Lebih baik dilakukan sebelum kehamilan, agar jika memang terbukti terinfeksi, dapat ditangani terlebih dahulu sebelum menimbulkan akibat yang tidak diinginkan.

    Baca juga artikel di bawah ini:

    Keguguran

    Toxoplasmosis 

    Semoga bermanfaat, 

    dr. Mega