Tanya Dokter

  • Denyut jantung cepat saat mendaki gunung

  • Selamat sore dok, saya mau nanya pada saat melakukan pendakian di gunung bromo denyut nadi kita terasa cepat, ujung jari tangan berkerut, merasakan dada sebelah kiri terasa denyutan yang cukup cepat, melihat pembuluh darah seperti tidak terlihat, terasa berat saat bernafas, sering bersin, akan tetapi ketika turun gununh. semua yang terjadi di atas gunung tidak seperti pda saat sudah turun gunung dok, itu gimana mekanismenya??? Terimakasih.

    Halo,

    Kegiatan mendaki gunung merupakan kegiatan yang membutuhkan energi ekstra. Pada dasarnya setiap aktivitas membutuhkan O2 yang cukup ke sel tubuh. Pada saat mendaki gunung, kebutuhan O2 lebih meningkat dibanding aktivitas biasanya, akibatnya jantung adalah meningkatkan denyut jantung agar jantung memompa darah lebih banyak sehingga kebutuhan O2 di sel tercukupi.

    Pada saat berolahraga, tubuh berkeringat sehingga banyak cairan yang keluar dari tubuh melalui keringat. Pada keadaan ini, seseorang akan rentan mengalami dehidrasi (kekurangan cairan). Dehidrasi akan menambah peningkatan denyut jantung karena itu sangat disarankan pada saat mendaki gunung Anda menambah asupan minum sehingga tidak mudah terjadi dehidrasi.

    Setelah olahraga selesai, detak jantung akan pulih perlahan-lahan ke keadaan normal. Anda perlu mengunjungi dokter jika mengalami keluhan:

    • nyeri dada atau sesak napas pada saat aktivitas
    • timbul gangguan irama jantung (terasa tidak beraturan atau seperti ada denyut nadi yang hilang)
    • tingkat kebugaran yang menurun dibanding biasanya (misalnya: awalnya kuat berjalan 1 km tanpa henti, sekarang pada jarak 200 m harus sudah berhenti karena napas tidak kuat

    Selain itu, jika Anda mempunyai riwayat medis khusus seperti gangguan jantung, gangguan tiroid sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter setiap akan mendaki gunung.

    Kenali detak jantung normal saat berolahraga

    Penyebab jantung berdebar-debar

    Semoga membantu,

    dr.Mira