Tanya Dokter

  • Dahak sulit dikeluarkan dan jantung berdebar-debar

  •  tandias
    Anggota
    Pagi dok.saya mau tanya .beberapa hari ini saya kalau tidur suka ada dahak tapi susah dikeluarin .trs kl saya naik tangga juga ngongosan.terus 2 hari ini suka jantung bedebar2 trus tp gk nyeri .cuman ngantuk terus.itu karena apa ya .thanks dok

    Halo Tandias,

    Dahak merupakan cairan yang diproduksi oleh saluran pernapasan yang menuju paru-paru dan paru-paru. Kemunculan dahak biasanya berkaitan dengan adanya penyakit karnea dahak diproduksi sebagai reaksi terhadap peradangan atau infeksi. Anda dapat mencba minum air putih, teh hangat, atau campuran teh,lemon, dan madu untuk membantu mengeluarkan dahak. Namun, bila cara ini tidak membantu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

    Napas yang tersengal-sengal setelah naik tangga tidak selalu disebabkan oleh adanya penyakit. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya ketahanan paru-paru Anda terhadap aktivitas fisik tertentu sehingga Anda mudah tersengal-sengal.

    Di sisi lain, jantung yang berdebar atau disebut palpitasi dapat didefinisikan sebagai denyutan jantung yang terasa cepat atau tidak beraturan. Apabila gejala ini disertai dengan gejala sesak, pusing, atau pingsan, maka hal ini patut diwaspadai. Jantung yang berdebar dapat disebabkan oleh beberapa hal misalnya:

    • gangguan irama jantung (aritimia), misalnya fibrilasi atrium (rongga jantung)
    • gangguan hormon tiroid atau hipertiroidisme
    • gangguan hormon reproduksi misalnya berkaitan dengan kehamilan atau menopause
    • kecemasan
    • efek samping obat-obatan
    • efek samping kafein dan alkohol
    • aktivitas fisik yang berlebihan
    • demam

    Jika keluhan ini sangat mengganggu Anda atau bahkan memburuk misalnya lebih sering terjadi, silakan Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Informasi lebih lanjut mengenai keluhan dan riwayat kesehatan Anda penting untuk diketahui dokter. Dokter juga perlu melakukan serangkaian pemeriksana pada Anda misalnya pemeriksaan darah, EKG, foto rontgen, dan lainnya. Hasil pemeriksaan ini akan membantu menentukan penanganan selanjutnya

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia